Jelang Libur Akhir Tahun, Hiswana Migas Garut Tambah Stok Elpiji 3 Kilogram, Jamin Tak Akan Langka

Hiswana Migas menjamin tak akan terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan nonsubsidi.

Jelang Libur Akhir Tahun, Hiswana Migas Garut Tambah Stok Elpiji 3 Kilogram, Jamin Tak Akan Langka
ISTIMEWA
Ilustrasi: Gas elpiji 3 kilogram 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, pasokan gas elpiji 3 kilogram akan ditambah delapan persen per harinya.

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) menjamin tak akan terjadi kelangkaan gas subsidi dan nonsubsidi.

Ketua Hiswana Migas Kabupaten Garut, Iday Hidayatulloh, mengatakan alokasi gas subsidi per hari untuk Garut sebanyak 52 ribu. Dengan penambahan delapan persen, maka pasokan gas subsidi menjadi 56 ribu per hari.

"Kami dan Pertamina sudah ancang-ancang untuk menjamin ketersediaan stok LPG 3 kilo, nonsubsidi, serta minyak. Mudah-mudahan tak ada kelangkaan," ujar Iday di Kantor Hiswana Migas, Jalan Otista, Kamis (29/11/2018).

Penambahan alokasi gas subsidi itu, lanjutnya, secara teori bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika terjadi kelangkaan, pihaknya juga mempertanyakan.

"Stoknya kan sudah ditambah. Kalau ada kelangkaan aneh juga. Makanya akan kami pantau," ucapnya.

Neng Mela Susana, Korban Begal di Kota Bandung Meninggal Dunia

Begal Kembali Terjadi, Kali Ini di Astana Anyar, Rampas Ponsel, Korban sempat Terseret

Iday menambahkan, pihaknya hanya bisa memantau pendistribusian gas sampai tingkat pangkalan. Gas yang sudah beredar di pengecer, sulit untuk dipantau.

"Di agen dan pangkalan, kami bisa pantau stok dan harganya. Kalau harga jual di agen dan pangkalan tak sesuai HET (harga eceran tertinggi), bisa kena sanksi," katanya.


Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved