D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia Pamer Produk Inovasi

Ketua Program Studi Diploma IV Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia, M Yusril Helmi Setyawan, menyebut semua produk hasil inkubasi laboratorium

D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia Pamer Produk Inovasi
Istimewa
Pameran produk inovasi Perguruan Tinggi LLDIKTI 2018 sedang berlangsung di Gedung Diklat LLDIKTI Wilayah IV, Jatinangor, Sumedang, Jawa barat, Kamis (29/11/2018). 

TRIBUNJABAR.ID- Pameran produk inovasi Perguruan Tinggi LLDIKTI 2018 sedang berlangsung di Gedung Diklat LLDIKTI Wilayah IV, Jatinangor, Sumedang, Jawa barat, hari ini, Kamis (29/11/2018).

Berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah Jawa Barat dan Banten mengikuti kegiatan ini. 

Pameran yang mengusung tema 'Produk Inovasi' ini berlangsung selama dua hari dan akan dihadiri berbagai kelompok masyarakat baik dari kalangan pendidikan maupun kalangan industri di seluruh Jawa Barat.

Peserta pameran merupakan hasil seleksi proposal produk inovasi yang dilakukan oleh penyelenggara, dari 213 proposal dari berbagai perguruan tinggi hanya 43 proposal yang berhasil dipilih untuk disajikan pada pameran tahun ini.

Satu di antaranya Politeknik Pos Indonesia.

Saat ditemui disela-sela kegiatan, Ketua Program Studi Diploma IV Teknik Informatika, M Yusril Helmi Setyawan, menyebut bahwa semua produk hasil inkubasi laboratorium berpotensi menjadi produk inovasi

Menurutnya, sebagian produk hasil inkubasi laboratorium hanya berhenti sebagai produk skala laboratorium.

Persib Bandung Bawa 18 Pemain ke Lamongan, Lagi-lagi Tanpa Supardi Nasir

Tiongkok Dikabarkan Sedang Menguji Teknologi 6G, Kecepatan Download 10 Kali Lipat di Atas 5G

“Kami memerlukan event seperti ini untuk mendapatkan akses menjangkau skala yang lebih luas lagi yaitu industri. Kami sangat meyakini bahwa kami punya posisi yang strategis melalui inovasi dan potensi SDM  yang kami miliki saat ini,” kata M Yusril Helmi Setyawan sembari menunjukkan produk-produk yang dipamerkan kepada wartawan.

Menurut Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo, produk-produk inovasi dari Prodi D4 Teknik Informatika Poltekpos telah menggunakan Big Data Analysis, Internet of things, Robotics, dan Artificial Intellegence dalam implementasi di bidang Logistik yang merupakan trend di era Industri 4.0.

Karya inovasi ini sebagian telah ada yang diimplematasi di perusahaan logistik, dan sebagian lagi akan terus kami dorong untuk dikembangkan lebih lanjut agar dapat digunakan di berbagai industri.

Sekretaris Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Panggih Rahardjo, mengatakan kegiatan itu bisa menjadi ajang benchmark antarperguruan tinggi yg ikut pameran. 

Saling melihat, mengamati, dan memgambil pembelajaran langsung di event pameran inovasi dari event pameran tersebut sangat memungkinkan kita mendapatkan  insight atas karya perguruan tinggi lain dan melakukan modifikasi. 

ATM: amati, tiru, modifikasi yang tentunya disesuaikan dengan konteks dan core tiap perguruan tinggi dalam melakukan modifikasi dan pengembangan," kata  Panggih Rahardjo.

Dalam event ini program studi diploma IV teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia memamerkan 6 produk inovasinya yaitu : LCMS v.1.0 (Logistics and Cargo Managemant System), POT v.1.0 (PUT TO Light), ACIRO (Automatic Glass Cleaner Robot), CALL Poseidon (Smart Water Dispancer), SIGAMAci (SmartTong Intergrated Gerbage Managemant System For Smart Society), dan ICON (Interactive Conveyor).

Di antara produk-produk inovasi tersebut, terdapat dua produk yang memenangi berbagai kompetisi tingkat nasional dan menghasilkan 17 publikasi pada jurnal internasional yang terindex scopus pada 2018.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved