Musim Hujan Rawan Bencana, BPBD Tasikmalaya Minta Masyarakat Pelihara Lingkungan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan mengatakan sudah menginstruksikan timnya untuk meningkatkan kewaspada

Musim Hujan Rawan Bencana, BPBD Tasikmalaya Minta Masyarakat Pelihara Lingkungan
tribunjabar/isep heri
Diguyur hujan semalaman, dua rumah di bantaran Sungai Ciloseh, Kampung Bobojong RT 01/09, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, rusak akibat longsor yang terjadi pada Rabu (28/11/2018) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan mengatakan sudah menginstruksikan timnya untuk meningkatkan kewaspadaan saat masuki musim hujan ini.

"Untuk antisipasi kemungkinan adanya bencana sudah saya minta ditingkatkan terutama di BPBD. Kemudian kan BPBD mengkordinir dinas-dinas terkait ada dina PUPR, Dinas Sosial," kata Ivan saat ditemui di sebuah acara di Kota Tasikmalaya, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Selain itu, Ivan yang juga sekda meminta masyarakat turut dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana-bencana .

"Saat musim hujan biasanya genangan air terjadi di mana-mana, faktor di antaranya kan sampah, maka marilah bersama-sama memelihara lingkungan minimal jangan membuang sampah sembarangan, kemudian ada sumbatan di saluran pembuangan marilah kerja bareng membersihkan. Apalagi saat ini banyak pengerjaan sistem drainase di beberapa ruas jalan marilah kita bareng-bareng antisipasi kemungkinan bencana di musim hujan ini," tutur Ivan Dicksan.

Kota Tasikmalaya Diguyur Hujan Semalaman, Dua Rumah di Bantaran Sungai Ciloseh Tergerus Longsor

Ivan juga mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sementara untuk persediaan logistik bantuan bencana di Kota Tasikmalaya, Ivan memastikan aman sampai akhir tahun ini.

"Untuk alat-alat juga insya Allah siap jika ada kekurangan kami berkoordinasi dengan dinas lainnya dan juga ada bantuan dari BPBD provinsi. Misal keterbatasan gergaji mesin kan bisa pinjam ke dinas pertamanan untuk menutupi itu, kalau untuk situasi darurat pasti siap," katanya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved