Longsor di Purwakarta, Total 9 Korban, 4 Tewas 5 Luka Berat, Dua Korban Tewas Terkubur Selama 12 Jam

ada sembilan korban pada kejadian longsor di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Pondoksalam, Purwakarta.

Longsor di Purwakarta, Total 9 Korban, 4 Tewas 5 Luka Berat, Dua Korban Tewas Terkubur Selama 12 Jam
haryanto/tribun jabar
Dua korban yang sebelumnya tertimbun longsor di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta yang terjadi pada Selasa (27/11/2018) malam akhirnya ditemukan pada Rabu (28/11/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono menegaskan ada sembilan korban pada kejadian longsor di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Pondoksalam, Purwakarta.

Empat korban di antaranya meninggal dunia yakni, Ki Bakri (90) dan Ma Acem (87) yang merupakan pasangan kakek nenek.

Serta seorang ayah Iwan (30) dan putrinya Intan (7) yang baru bisa dievakuasi setelah terkubur sekitar 12 jam.

"Evakuasi dimulai tadi malam dari pukul 21.00 WIB pascaterjadinya longsor, hingga korban terakhir tadi ditemukan pukul 09.00 WIB," kata Wahyu saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara, korban yang selamat namun luka berat ada lima orang yakni, Yanti 25) Yeyet (45), Ima (20), Dede (12) dan Ridwan (5).

Dia menyebut kedua korban terakhir ditemukan di dalam rumah yang telah tertimbun longsoran tanah.

Kota Tasikmalaya Diguyur Hujan Semalaman, Dua Rumah di Bantaran Sungai Ciloseh Tergerus Longsor

Ayah dan anaknya yang tak terselamatkan itu terkubur sedalam dua sampai tiga meter selama 12 jam.

"Anaknya ditemukan berselang 20 menit setelah ayahnya, jaraknya keduanya tidak terlalu jauh," ujar dia.

Proses evakuasi yang berlangsung sejak semalam pun dilakukan tanpa menggunakan alat berat.


Hal itu karena lokasi ketiga rumah yang rusak berat itu sulit dilewati alat berat karena berada di dalam gang sempit.

Menggunakan floating pump para petugas gabungan dari DPKPB, kepolisian, TNI, dan warga setempat berusaha mencari korban dengan cara menyemprotkan air.

"Evakuasi tidak bisa dilakukan dengan alat berat. Menggunakan potensi saluran irigasi yang dimanfaatkan. Tapi Alhamdulillah bisa ditemukan menggunakan alat manual dan sederhana," ucapnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved