Pemkab Cirebon Sebut Ada 7 Titik di Sungai Cisanggarung yang Jadi Penyebab Banjir

Pemkab Cirebon mencatat ada tujuh titik di Sungai Cisanggarung yang diduga menjadi penyebab banjir.

Pemkab Cirebon Sebut Ada 7 Titik di Sungai Cisanggarung yang Jadi Penyebab Banjir
ISTIMEWA
Ilustrasi: Banjir di Desa Ciledug Timur, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon mencatat ada tujuh titik di Sungai Cisanggarung yang diduga menjadi penyebab banjir.

Karenanya, sebelum masa puncak musim hujan melanda Pemkab bakal memperbaiki tujuh titik yang berada di tiga kecamatan itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan, tujuh titik penyebab banjir yang akan diperbaiki itu berupa tanggul, tikungan dan pendangkalan sungai, serta lainnya.

"Proses perbaikannya dilakukan secara gotong royong antara Pemkab, pemerintah kecamatan, BBWS, dan masyarakat sekitar bantaran sungai," kata Dadang Suhendra, melalui sambungan teleponnya, Selasa (27/11/2018).

Ia mengatakan, tiga kecamatan yang merupakan lokasi titik penyebab banjir itu ialah Ciledug, Pasaleman, dan Waled.

Pada Februari - Maret 2018, tiga kecamatan itu diterjang banjir cukup parah akibat meluapnya Sungai Cisanggarung.

Persib Bandung Senior Dijegal, Umuh Muchtar Bangga Persib U-19 Jadi Juara

Pengungsi Korban Gempa Palu Bersyukur Punya Tempat Berteduh

Menurut dia, perbaikan tujuh titik itu tidak menggunakan anggaran dari pemerintah karena bersifat gotong royong.

"Pemerintah menyiapkan beko dan masyarakat sekitar yang bekerja, sistemnya gotong royong," ujar Dadang Suhendra.

Ia mengatakan, perbaikan titik-titik itu rencananya dimulai pada Rabu (28/11/2018).

Ditargetkan seluruh pekerjaan itu rampung dalam kurun sembilan hari.

Adapun pekerjaan yang akan dilakukan meliputi perbaikan tanggul, pengerukan sungai, dan pelebaran tikungan sungai yang selama ini diduga menjadi penyebab banjir.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama ikut gotong royong," kata Dadang Suhendra.


Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved