Tanpa Bunga dan Tanpa Agunan, Biaya Administrasi Ringan, Bank BJB Luncurkan BJB Mesra

Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Jabar, khususnya warga pinggiran yang kurang berkecukupan, bank bjb meluncurkan bjb Mesra.

Tanpa Bunga dan Tanpa Agunan, Biaya Administrasi Ringan, Bank BJB Luncurkan BJB Mesra
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan (kanan). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Jawa Barat, khususnya warga pinggiran yang kurang berkecukupan, bank bjb meluncurkan bjb Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).

Bjb Mesra adalah program terobosan terbaru yang tengah dipersiapkan Pemprov Jabar bersama bank bjb. Pinjaman ini tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, tapi hanya dikenakan biaya administrasi yang ringan.

Menurut Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan, bjb Mesra berbeda dengan jenis pinjaman lainnya dan dilatarbelakangi oleh fenomena sosial di masyarakat khususnya daerah yang minim akan akses pembiayaan sehingga mereka terjerat pinjaman informal dengan bunga yang sangat tinggi.

"Selain itu pinjaman ini memiliki biaya administrasi ringan, bebas bunga, tidak ada agunan, dan berjangka waktu maksimum 12 bulan,” kata Irfan dalam sosialisasi bjb Mesra di Gedung Sate.

Terkait adanya biaya adiministrasi yang ditetapkan dalam pinjaman bjb Mesra, Ahmad Irfan mengatakan, biaya administrasi yang akan dikenakan kepada para penerima fasilitas bjb Mesra merupakan biaya operasional para petugas lapangan, biaya materai, pencetakan formulir-formulir, dan lain-lain.

Nilainya, kata Irfan, relatif tidak besar dan hanya dikenakan satu kali yaitu di awal penerimaan pinjaman saja

“Melalui program ini, selain menambah pinjaman modal untuk usaha, masyarakat juga dapat menambah pengetahuan dan kemampuan berupa pelatihan manajemen usaha dan pelatihan mengelola keuangan,” ujar Ahmad Irfan.

Dalam pelaksanaannya, bjb Mesra akan bekerjasama lembaga keagamaan terkait yang telah terdaftar di Dewan Lembaga Keagamaan, serta pengurusnya aktif dan telah menjadi agen Laku Pandai.

Pinjaman akan diberikan kepada perorangan berbentuk kelompok dengan pola tanggung renteng. Satu kelompok terdiri dari minimal lima orang dan maksimal sepuluh orang.

Deny Mulyadi, Pimpinan Divisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bank bjb, mengatakan, hingga kini masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki akses perbankan. Melihat hal itulah bank bjb melakukan sebuah terobosan guna mendongkrak keberadaan UKM dan masyarakat ekonomi lemah agar lebih sejahtera melalui bjb Mesra.

Menurut Deny, program kredit ini pada tahap awal menyasar daerah-daerah pinggiran dan kalangan masyarakat ekonomi lemah. Jumlah pagu anggaran yang digulirkan untuk setiap individu dalam satu kelompok adalah mulai dari terkecil Rp 500.000 hingga maksimal Rp 5.000.000 yang bisa dicicil tanpa bunga selama 12 bulan.

"Targetnya hingga akhir tahun ini saja, Desember, kami mampu menyalurkan pembiayaan Rp 4 miliar. Sedangkan tahun depan tentu akan jauh lebih besar lagi. Berdasarkan jumlah rumah ibadah di Jabar, terdapat sekitar 62 ribu rumah ibadah," katanya.

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved