Caleg Baru Bisa Pasang Iklan Kampanye di Media Massa pada 21 Maret-13 April 2018

Calon anggota legislatif (caleg) belum diperbolehkan untuk memasang iklan kampanye di media massa. Caleg yang memasang iklan kampanye,

Caleg Baru Bisa Pasang Iklan Kampanye di Media Massa pada 21 Maret-13 April 2018
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Komisioner Budang Penindakan Bawaslu Kabupaten Garut, Asep Nurjaman. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Calon anggota legislatif (caleg) belum diperbolehkan untuk memasang iklan kampanye di media massa. Caleg yang memasang iklan kampanye, bisa dikenai pidana pemilu.

Komisioner Bidang Penindakan Bawaslu Kabupaten Garut, Asep Nurjaman, menuturkan jadwal iklan kampanye baru boleh dipasang di media massa mulai 21 Maret sampai 13 April 2019. Aturan tersebut mengacu pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 492.

"Iklan kampanye itu hanya 21 hari. Jika di luar jadwal itu, maka masuk pelanggaran," ujar Asep saat ditemui di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Senin (26/11/2018).

Hingga saat ini, diakui Asep belum ada laporan tentang caleg yang memasang iklan di media massa. Namun pihaknya akan memantau aktivitas caleg di media massa.

Segera Dibangun Aerocity BIJB, Ridwan Kamil Sebut Pantura akan Cepat Berkembang

"Jangankan iklan banner, menyebut nomor peserta pemilu atau mengajak mencoblos dalam berita tidak dibenarkan," katanya.


Caleg hingga tim kampanye yang memasang iklan, tambahnya, akan dikenakan pidana pemilu. Sanksinya yakni kurungan penjara satu tahun dan denda maksimal Rp 12 juta.

"Untuk medianya kami serahkan ke instansi terkait yakni dewan pers. Kami hanya mengurus peserta pemilunya saja," ucapnya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved