Kedua Kalinya Dalam Lima Tahun, Sekwan Purwakarta Jadi Terdakwa di PN Tipikor, Lagi-lagi Soal Ini

Kedua perkara ini terkait dugaan tindak pidana korupsi kegiatan perjalanan dinas dan bimbingan teknis fiktif dengan kerugian negara sebesar Rp 2,4 M

Kedua Kalinya Dalam Lima Tahun, Sekwan Purwakarta Jadi Terdakwa di PN Tipikor, Lagi-lagi Soal Ini
Shutterstock
ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung akan menyidangkan perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Sekretaris DPRD Purwakarta, M Ripai dan staf ASN, Hasan Ujang Sumargi.

"Perkara yang masuk terbaru yakni perkara nomor 102/Pid.Sus-TPK/PN Bdg atas nama M Ripai dan perkara 103/Pid.Sus-TPK/PN Bdg atas nama Hasan Ujang Sumargi. Keduanya limpahan berkas perkara dari Kejaksaan Negeri Purwakarta," ujar Kepala Humas PN Bandung, Wasdi Permana di Jalan LLRE Martadinata, Jumat (23/11/2018).

Kedua perkara itu didaftarkan pada 22 November. Hanya saja, jadwal sidang dua perkara itu belum ditetapkan.
Dalam situs informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Bandung, perkara M Ripai ditangani lima jaksa penuntut umum. Yakni Mumuh Madya, Rhendi Ahmad Fauzi, Ade Azhari dan Hendiko Meisan.


Sedangkan pada perkara dengan terdakwa Hasan Ujang Sumargi belum ditetapkan. Kedua perkara ini terkait dugaan tindak pidana korupsi kegiatan perjalanan dinas dan bimbingan teknis fiktif dengan kerugian negara sebesar Rp 2,4 miliar.

Sementara itu, ini kali kedua Sekretaris DPRD Purwakarta diseret ke Pengadilan Tipikor Bandung.

Sebelumnya, pada 2017, majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung memutus bersalah Sekretaris DPRD Purwakarta, H Maulana Syachrul Koswara karena melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur di Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tipikor dengan pidana satu tahun 3 bulan.

Pernikahan Dini Berujung Petaka, Y Tewas di Tangan Suaminya Dua Tahun Setelah Menikah

Bersamaan dengan itu, hakim juga memutus bersalah Qodariyah Aryanto dari pihak swasta karena melakukan tindak pidana sebagaimana yang dialami Syahrul Koswara dengan pidana penjara 1 tahun 5 bulan.

‎Kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 129 juta.

Lagi-lagi, kasus yang membelit Syachrul ini terkait perjalanan dinas fiktif.

Ingin Ikut Nobar Laga Persib Vs Perseru Serui? Datang Saja ke Tempat-tempat Ini, Serasa di Stadion

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved