Keren, Sleeping Forest Hadirkan Konsep Kafe yang Diangkat dari Kisah Fiksi, Seperti Dunia Dongeng

Dari halaman Sleeping Forest, restoran bergaya dunia dongeng ini justru terlihat sebagai bangunan tua khas zaman Belanda.

Keren, Sleeping Forest Hadirkan Konsep Kafe yang Diangkat dari Kisah Fiksi, Seperti Dunia Dongeng
Tribun Jabar/ Putri Puspita
pengunjung yang berada di area gunung berapi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sleeping Forest, restoran yang berada di Jalan LL RE Martadinata No 193 ini seringkali disangka sebagai tempat penginapan oleh beberapa orang karena namanya yang memiliki arti hutan tidur.

Dari halaman Sleeping Forest, restoran bergaya dunia dongeng ini justru terlihat sebagai bangunan tua khas zaman Belanda.

Owner Sleeping Forest, Angga Nugraha (28) mengatakan konsep restoran dunia dongeng ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang berbeda untuk pengunjungnya.


Pengunjung akan dibawa menuju pengalaman yang menarik ketika memasuki pintu masuk Sleeping Forest.

Rimbunan pohon hijau dan sebuah pohon yang cukup besar berada di tengah lingkaran tangga yang dipenuhi hijaunya pepohonan.

Di bagian tengah pohon terdapat piramida elemen yang melambangkan unsur yang ada di bumi yaitu api, air, tanah, bumi, dan udara.

"Konsep ini berawal dari cerita yang saya tulis, yaitu kisah seorang peri bernama Nielle Pallandam yang datang dari negeri bernama Mordine. Mordine adalah negeri yang berbentuk seperti pohon tinggi dan dilindungi oleh mantra sehingga tak bisa dilihat manusi," ujar Angga, Rabu (21/11/2018).

Meski Sudah Ada Terminal Sementara, Sopir Angkot Lebih Suka Mengetem di Pinggir Jalan, Ini Alasannya

Memiliki hobi bermain game, Angga mengembangkan ide ceritanya yang ditulis pada 2017 ke dalam usahanya.

Di setiap tingkatan Negeri Mordine, terdapat tiga bagian berbeda dan bisa dijadikan spot foto menarik yang bernama hutan putih, gunung berapi dan gua bercahaya.

Negeri Mordine Sleeping Forest
Negeri Mordine Sleeping Forest (Tribun Jabar/ Putri Puspita)

"Penduduk Mordine tidak bisa memasak, kemudian Nielle Pallandam menemukan buku memasak karya Ping La Rau yang kini hasilnya diwujudkan dengan kelezatan menu disini," ucap Angga.

Angga mengatakan,a kisah fiksi yang Ia buat ini didapatkannya dari cerita Harry Potter, Narnia, dan Lord Of The Rings.

Ia pun akan segera merilis buku yang berjudul Field Guide of Cuisine yang becerita tentang Negeri Mordine.

Tak hanya menyediakan konsep kafe yang menarik, Sleeping Forest juga menyediakan berbagai menu makanan westren dan Nusantara dengan harga Rp 50.000-125.000 dan minuman mulai dari Rp 15.000-40.000.

Penyerang Polisi di Lamongan Diduga Kelompok Teroris

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved