Mengapa Banyak Perempuan Berselingkuh dengan Rekan Kerja? Ini Alasan-alasannya

Terlebih lagi, hampir 30 persen melaporkan bahwa mereka secara tidak terduga terinspirasi selingkuh untuk pertama kali bersama kolega

Mengapa Banyak Perempuan Berselingkuh dengan Rekan Kerja? Ini Alasan-alasannya
Tribun Pontianak
selingkuh 

TRIBUNJABAR.ID - Perselingkuhan merupakan salah satu masalah rumah tangga yang menjadi momok bagi setiap pasangan.

Sebab, banyak pasangan yang memutuskan menyerah karena tidak tahan akan kehadiran orang ketiga. Ternyata, sebagian besar perselingkuhan yang dilakukan perempuan terjadi di lingkungan kerja.

Dikutip dari Cosmopolitan.com, penelitian yang menghadirkan 3000 perempuan sebagai responden menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan selingkuh dengan rekan kerja.

Para perempuan banyak yang tak tahan godaan rekan kerja, sehingga tega mengkhianati suami.

Terlebih lagi, hampir 30 persen melaporkan bahwa mereka secara tidak terduga terinspirasi selingkuh untuk pertama kali bersama kolega atau bos (di mana perselingkuhan dengan rekan kerja menjadi pengalaman dasar untuk perselingkuhan selanjutnya).

Seperti yang kita semua ketahui, berkencan dengan seseorang yang bekerja dengan kita dapat menjadi rumit, dan tentunya berselingkuh dengan rekan kerja adalah situasi yang jauh lebih rumit.

Tetapi alasan mengapa banyak perempuan berselingkuh dengan rekan kerja ternyata sangat sederhana, di mana perilaku rekan kerja yang menunjukkan sisi ‘kejantanannya’ bisa sangat menggoda para perempuan.

"Perselingkuhan di tempat kerja lebih sering terjadi karena rekan kerja tampaknya memahami Anda lebih baik dan kalian benar-benar menghabiskan banyak waktu bersama," kata pakar hubungan Susan Trombetti, CEO Perjodohan Eksklusif.

"Begitu Anda berbagi cerita kepada rekan kerja tentang masalah yang berhubungan dengan kantor, batas-batas hubungan Anda menjadi kabur. Dia akan membuat Anda merasa lebih baik juga, karena ia akan mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa semua gangguan rumah,” lanjut Susan.

"Rekan kerja juga kerap menjadi tempat dimana Anda melampiaskan kebosanan pekerjaan. Ketika Anda berdua mulai berbagi tekanan hidup lainnya,misalnya tentang hubungan Anda, argumen Anda, dan seterusnya, kemudian sebelum Anda menyadarinya, boom, itu adalah perselingkuhan emosional. Seringkali Anda bahkan tidak tahu bagaimana hal itu terjadi."

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved