Dugaan Praktik Korupsi di Proyek Jalan Cisinga, Dua Perusahaan Pemenang Tender Dimiliki Satu Nama

Dua perusahaan pemenang tender pembangunan jembatan di ruas Jalan Ciawi-Cisinga (Cisinya) disinyalir bermasalah.

Dugaan Praktik Korupsi di Proyek Jalan Cisinga, Dua Perusahaan Pemenang Tender Dimiliki Satu Nama
net
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Dua perusahaan pemenang tender pembangunan jembatan di ruas Jalan Ciawi-Cisinga (Cisinya) disinyalir bermasalah.

Penelusuran Tribun di situs LPSE Pemkab Tasikmalaya, ruas Jalan Cisinga itu meliputi pembangunan jembatan lebih dari tiga kontruksi.

Pekerjaan pembangunan Jembatan Cibodas dikerjakan ‎oleh PT Damai dengan nilai Rp 2,87 miliar dari pagu anggaran senilai Rp 2,94 miliar dari APBD Tasikmalaya melalui Dinas PUPR Pemkab Tasikmalaya yang sifatnya Bantuan provinsi (Banprov) Jabar.


Kemudian Jembatan Cidahu dikerjakan oleh PT‎ Tiara Mulya Sejahtera dengan proyek senilai Rp 3,37 miliar dari pagu anggaran Rp 3,44 miliar bersumber dari APBD Tasikmalaya melalui Dinas PUPR lewat dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar.

‎Lalu pembangunan jembatan pada ruas Jalan Ciawi Singaparna senilai Rp 25,26 miliar dari pagu anggaran Rp 25,5 miliar yang dimenangkan oleh PT Purna Graha Abadi.

Pembangunan jembatan pada ruas Jalan Cisinga juga dikerjakan oleh PT Propelat dengan nilai proyek Rp 75,84 miliar dari pagi sebesar Rp 80 miliar.

Pembangunan jembatan iu meliputi Jembatan Cideres, Cibeureum, Cidadap, dan under pass Sukasetia-Kiarajangkung.

Miris, Sejumlah Halte di Sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Bandung Berada dalam Kondisi Tak Terawat

Kejanggalan tersebut terutama pada dua perusahaan pemenang tender yakni PT Putra Graha Abadi dan PT Tirya Mulya Sejahtera.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved