Wilayah Selatan Paling Rawan Bencana di Kabupaten Garut

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan pembagian zona itu untuk memudahkan penanganan bencana di Kabupaten Garut.

Wilayah Selatan Paling Rawan Bencana di Kabupaten Garut
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, memeriksa peralatan milik Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Garut saat apel siaga bencana di Lapangan Ciateul, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Wilayah selatan Kabupaten Garut masih menjadi daerah yang rawan bencana. Polres dan BPBD Kabupaten Garut pun telah membagi lima zona untuk mengantisipasi bencana.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan pembagian zona itu untuk memudahkan penanganan bencana di Kabupaten Garut. Setiap personel dan peralatan telah ditempatkan di beberapa zona.

"Dari lima zona itu, salah satunya zona selatan yang berbahaya semisal Pameungpeuk, Cikelet, Cisewu," ujar AKBP Budi Satria Wiguna setelah apel siaga bencana di Lapangan Ciateul, Senin (19/11/2018).

Pihaknya menyiapkan 1.500 personel yang terdiri dari anggota Polri, TNI, dan relawan masyarakat. Bencana longsor dan banjir paling sering terjadi di Kabupaten Garut.

"Sudah kami petakan daerah rawannya bersama BPBD. Biar bisa segera ditangani kalau bencana terjadi," katanya.

Selain personel, lanjutnya, logistik untuk penanganan bencana juga telah disiapkan di setiap zona. Ia pun mengimbau agar masyarakat terus waspada terhadap bencana, terutama saat hujan besar melanda.

Ridwan Kamil Lantik Dicky Saromi Penjabat Bupati Cirebon, Berikut Pesan-pesan yang Diberikannya

Analisis Kekalahan Persib Bandung dari PSIS Semarang dari Eks Pangeran Biru, Sujana

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved