Abdul Kodir Ditetapkan sebagai Tersangka, Begini Respons Plt Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto

Polda Jabar secara resmi menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi bansos dan hibah Pemkab Tasikmalaya tahun anggaran 2017.

Abdul Kodir Ditetapkan sebagai Tersangka, Begini Respons Plt Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto
tribunjabar/isep heri
Ade Sugianto saat ditemui di Lingkungan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Senin (19/11/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sekretaris Daerah, Abdul Kodir ditetapkan sebagai tersangkaPlt Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto mengaku terkejut dan akan menjadikan kasus dugaan korupsi dana hibah dan bansos sebagai cambuk bagi dirinya.

"Terus terang saya terkejut dan menjadi peringatan besar bagi saya apalagi selaku pemimpin. Tentunya kejadian ini dijadikan peringatan bagi kami, khususnya bagi saya selaku pimpinan agar pengabdian kepada masyarakat lebih baik lebih teliti sehingga hal-hal yang sifatnya jelek bisa dihindari," kata Ade Sugianto saat ditemui di Lingkungan Setda Kabupaten Tasikmalaya di Singaprana, Senin (19/11/2018).

Dia juga mengaku sedih dan berempati kepada para keluarga yang bersangkutan, karena adanya kejadian seperti ini setidaknya akan berimbas kepada mereka.

"Saya juga sedih sekali karena pastinya ada akibat yang berimbas pada keluarga yang bersangkutan, dan saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya," ujar Ade Sugianto.

Soal Korupsi Dana Hibah Pemkab Tasikmalaya, Praktisi Hukum: Harusnya Tak Berhenti pada Peran Sekda

Ade menyatakan akan menghormati segala proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

Polda Jabar secara resmi menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi bansos dan hibah Pemkab Tasikmalaya tahun anggaran 2017, Jumat (16/11/2018) lalu.

Dari sembilan tersangka, satu di antaranya merupakan pejabat teras pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, yaitu Sekretaris Daerah, Abdul Kodir.

Sementara untuk delapan tersangka lainnya yakni, Maman Jamaludin selaku Kabag Kesra, Ade Ruswandi selaku Sekretaris DPKAD, Endin selaku Irban Inspektorat, Alam Rahadian dan Eka Ariansyah selaku staf Bagian Kesra serta tiga orang dari unsur swasta. Yakni Lia Sri Mulyani, Mulyana dan Setiawan.

Polda Jabar menetapkan sembilan tersangka yang merupakan ASN Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan pihak sipil dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 3,9 miliar tersebut.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved