Menkominfo Ajak Kaum Milenial Untuk Cerdas dalam Penggunaan Medsos

Kemkominfo dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, menggandeng generasi milenial di Kabupaten Bandung untuk cerdas memakai media sosial

Menkominfo Ajak Kaum Milenial Untuk Cerdas dalam Penggunaan Medsos
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Diskusi publik kreatif bermedia sosial bersama Kekominfo di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Sumedang, Minggu (18/11/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemkominfo) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI), menggandeng generasi milenial di Kabupaten Bandung, untuk cerdas dalam penggunaan media sosial.

Direktur Pengelolaan Media, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Republik Indonesia, Siti Meiningsih, mengatakan, saat ini banyak penyebaran berita bohong yang banyak dilakukan oleh generasi milenial disejumlah media sosial.

"Maka dari itu, kami berasalan menyelenggarakan diskusi publik tentang media sosial, supaya anak muda lebih produktif dan positif," kata Meiningsih di Diskusi publik kreatif bermedia sosial bersama Kekominfo di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Sumedang, Minggu (18/11/2018).

Ia menambahkan, dari penggunaan media sosial ini, sudah banyak generasi muda di Indonesia yang sukses mengembangkan bakat serta minatnya masing - masing, sehingga tercegah dari praktif negatif media sosial.

Beberapa hal produktifitas yang dilakukan oleh generasi milenial di media sosial, sebagian besar menciptakan konten - konten kreatif dalam bidang kesenian dan budaya yang menghibur.

"Kami akan terus memberikan edukasi terkait penggunaan penggunaan media sosial," katanya.

Valentino Rossi Punya Banyak Masalah Jelang Balapan MotoGP Valencia 2018

Ini Link Live Streaming Final Hong Kong Open 2018, Mulai Pukul 13.00, Marcus/Kevin Satu-satunya Asa

Prakiraan Susunan Pemain PSIS Semarang vs Persib Bandung, Mario Gomez Bawa Jonathan Bauman

Anggota DPR RI Komisi IV, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan, sebenarnya, anak muda mampu menciptakan sesuatu yang positif dan menghasilkan, hanya dengan satu genggaman, yakni menggunakan telepon pintar.

"Pemuda dahulu, kalau mau bisnis transportasi harus memiliki kendaraan dahulu, tetapi sekarang, saya lihat pendiri Gojek bisa mendapat keuntungan hingga trilyunan, sama hal dengan pendiri Bukalapak," kata Cuncun.

Cuncun menambahkan, untuk berkiprah dan menghasilkan sesuatu yang besar di media sosial, generasi muda tidak melulu harus mengeluarkan modal besar, tetapi melangkah dengan keyakinan tinggi.

"Bayangkan, mereka hanya modal puluhan juta saja tetapi bisa menghasilkan hingga trilyunan. Saya ingin, kesuksesan ini dilakukan pula oleh pemuda Kabupaten Bandung," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved