Polres Purwakarta Tangkap 9 Pengedar Narkoba, 1 di Antaranya Diamankan di Hotel Melati

Satu di antara beberapa tersangka yang diamankan Satres Narkoba Polres Purwakarta tengah berada di sebuah hotel melati.

Polres Purwakarta Tangkap 9 Pengedar Narkoba, 1 di Antaranya Diamankan di Hotel Melati
ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pada penangkapan sembilan pengedar dan kurir narkoba di wilayah hukum Polres Purwakarta, satu di antara beberapa tersangka yang diamankan Satres Narkoba Polres Purwakarta tengah berada di sebuah hotel melati.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta.

"Salah satu dari sembilan tersangka ditangkap saat menjadi tamu di sebuah hotel," kata Twedi pada Sabtu (17/11/2018).

Pengedar narkoba itu diciduk di sebuah hotel di kecamatan Darangdan pada Senin (12/11/2018) sekira pukul 03.00 WIB.

Terbanyak di Jabar, Purwakarta Punya 4 Desa Bersih dari Narkoba

Pelaku, DJ (42) yang berasal dari Lampung itu ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1.28 gram.

Selain pria lulusan SD itu, Satreskoba Polres Purwakarta pun mengamankan delapan lainnya. Kedelapannya itu adalah GP (21), IA alias Kojek (36), YI alias Jaje (30), AS (25). Selain itu ada pula OAR (36), GG (36), RK (33), dan AJ alias Sugreng (23).

Para tersangka kasus narkoba saat diamankan Satres Narkoba Polres Purwakarta, Sabtu (17/11/2018).
Para tersangka kasus narkoba saat diamankan Satres Narkoba Polres Purwakarta, Sabtu (17/11/2018). (Tribun Jabar/Haryanto)

"Oleh karena itu, kami akan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasannya. Khususnya bagi pemilik hotel, antisipasi tamu-tamunya yang datang untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan hukum," ucapnya.

Para pelaku, kata Twedi menggunakan modus 'tempel barang' saat transaksi barang haram tersebut.

Bahkan, selain itu juga Twedi mengaku ada tersangka narkoba yang terlibat kasus kriminal lainnya di wilayah Sukatani.

Harta Karun di Rumah Bos Narkoba, Gundukan Uang dan Permata hingga Senjata Berlapis Emas

"Dari sejumlah tersangka, dalam pengembangannya ternyata terlibat tindak pidana di wilayah Sukatani, dia menganiaya dan pencurian," ujar dia.

Akibat perbuatannya para pengedar dan kurir narkotika ini terpaksa mendekap di balik jeruji besi dengan maksimal hukuman 20 tahun.

Ancaman hukuman yang disangkakan pun yaitu pasal 111, 112 dan 114 UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009.

"Ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara," ujar Twedi menambahkan.

Penulis: Haryanto
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved