Lina Marlina: Asuransi Kesehatan dan Pendidikan Anak Sangat Penting

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Lina Marlina menekankan pentingnya asuransi bagi keluarga. Ini dikatakannya dalam talk show di Insurance Day 2018.

Lina Marlina: Asuransi Kesehatan dan Pendidikan Anak Sangat Penting
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, Lina Marlina, dalam talk show pada Insurance Day 2018 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, Lina Marlina, menekankan pentingnya asuransi bagi keluarga, khususnya bagi jaminan kesehatan dan pendidikan anak-anak di Jabar.

Hal tersebut disampaikannya dalam talk show pada Insurance Day 2018 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (17/11/2018).

Istri Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum ini mengatakan dalam membina sebuah rumah tangga, perencanaan keuangan menjadi bagian penting. Tanpa perencanaan keuangan, akan sulit mewujudkan hal-hal penting pada masa depan, seperti untuk biaya pendidikan anak.

"Sebuah rumah tangga harus ada perencanaan untuk hari esok. Perlu ada manajemen keuangan keluarga, di antaranya untuk jaminan kesehatan dan pendidikan anak. Tentu saja asuransi menjadi alternatif untuk masa depan keluarga ini," kata Lina Marlina di hadapan para pelaku asuransi dan pengunjung TSM.

Lina menceritakan ia pernah merasakan tingginya biaya sekolah anak walaupun pemerintah sudah bekerja keras menggratiskan biaya sekolah. ia masih membutuhkan biaya untuk penunjang pendidikan anak-anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP.

Insurance Day 2018, DAI Terima Penghargaan Rekor MURI Literasi Asuransi Terbanyak

"Pemerintah sudah banyak membantu masyarakat biar biayanya tidak mahal bahkan jadi gratis. Tentu saja biaya lainnya tetap dibutuhkan. Penunjang sekolahnya tidak gratis," katanya.

Lina mengatakan sebagai Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, ia menyadari masih banyak kadernya yang harus diberi literasi atau edukasi bahwa asuransi dapat menjadi solusi perencanaan keuangan keluarga. Ia pun mengajak berbagai perusahaan asuransi untuk bekerja sama dengan PKK.

"Saya sendiri pakai asuransi konvensional dan belum tahu banyak bahwa sekarang ada asuransi berbasis syariah," katanya yang kemudian membenarkan bahwa asuransi berbasis syariah pun dapat menjadi pilihan keluarga muslim Jabar.

"Sebagai ibu dan perempuan, kita butuh untuk perencanaan masa depan anak dan kebutuhan mendadak. Perempuan di Jabar ini sepertinya akan lebih banyak memilih asuransi pendidikan," katanya.

Musium Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Dewan Asuransi Indonesia (DAI) atas rekor kegiatan “Literasi Asuransi Terbanyak” yang dilaksanakan di 18 kota.
Musium Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Dewan Asuransi Indonesia (DAI) atas rekor kegiatan “Literasi Asuransi Terbanyak” yang dilaksanakan di 18 kota. (Tribun Jabar/Siti Fatimah)

Lina pun mengajak masyarakat untuk membuang stigma bahwa bergabung dengan asuransi kesehatan berarti merencanakan masalah kesehatan sendiri di masa depan. Asuransi, katanya, ada untuk memberikan jaminan dan keamanan saat sesuatu yang tidak diduga datang, seperti gangguan kesehatan dan kebutuhan pendidikan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved