Kompetisi Mobil Listrik Indonesia: Siapkan SDM Jajaki Revolusi Industri 4.0

Tahun ini, Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) kembali diselenggarakan Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia: Siapkan SDM Jajaki Revolusi Industri 4.0
tribunjabar/hilda rubiah
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) kembali diselenggarakan Politeknik Negeri Bandung (Polban), Jalan Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tahun ini, Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) kembali diselenggarakan Politeknik Negeri Bandung (Polban), Jalan Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (17/11/2018).

Gelaran tersebut merupakan wadah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa di bidang industri teknologi transportasi dan energi terbarukan.

Pesertanya terus meningkat, sehingga di tahun ke-10 penyelenggaraan Kompetisi Mobil Listrik Indonesia tersebut diikuti 24 peserta dan tim dari perguruan tinggi se Indonesia.

Direktur III Politeknik Negeri Bandung, Angki Apriliandi Rachmat mengatakan seiring dengan jumlah peserta semakin meningkat, karya mobil yang dipertunjukkan dari masing-masing peserta pun semakin handal.

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia Kembali Digelar di Politeknik Negeri Bandung, 24 Tim Ikut Serta

Demikian pengujian pun dilakukan cukup berat, dengan beberapa uji coba menanjak pada titik tertentu, slalom, dan efesiensi menempuh 10 putaran lap kampus sekira 10 kilometer.

"Kompetisi ini sebagai ajang perkembangan mobil listrik yang setiap tahunnya terus terjadi peningkatan," ujar Angki Apriliandi Rachmat kepada Tribun Jabar di kampus Polban, Sabtu (17/11/2018).

Angki menjelaskan, terdapat mobil karya peserta dilengkapi dengan artificial intellegence, yang dapat dikendalikan pada jarak jauh dengan menggunakan aplikasi dari android.

Ada pula peningkatan lainnya di mana karya-karya yang peserta buat semakin handal, dalam hal kecepatan, keefisienan, dan bahkan dalam desain menyerupai replika mobil formula student dan lainnya.

Berawal dari Skripsi, 3 Mahasiswa Unpad Ini Sukses Kembangkan Biji Jelai Jadi Brownies Kukus

"Kami menunjukkan keseriusan menyelenggarakan KMLI ini, dalam empat aspek, yaitu desain, buat, uji, dan kembangkan," pungkasnya.

Menurutnya melalui Kompetisi Mobil Listrik Indonesia tersebut baik sumber daya manusia maupun teknologi, artinya sudah mampu menyongsong perkembangan tantangan jaman.

"Kompetisi ini juga bertujuan untuk menyongsong revolusi industri 4.0, SDM kita harus ditingkatkan, teknologi juga, nah sehingga melalui tahapan KMLi ini kita menyiapkan menuju ke sana," tutur Angki.

Demikian hal itu membuktikan kekuatan inovasi generasi muda dalam berkarya dapat diandalkan dan juga mobil listrik altetnatif transportasi masa depan yang bisa di buat role model.

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved