Terbanyak di Jabar, Purwakarta Punya 4 Desa Bersih dari Narkoba

Dalam waktu satu bulan ini, setidaknya ada empat desa di Purwakarta yang telah mendeklarasikan desa bersinar (bersih dari narkoba).

Terbanyak di Jabar, Purwakarta Punya 4 Desa Bersih dari Narkoba
tribunjabar/Haryanto
Desa Legokhuni, Wanayasa, Purwakarta telah deklarasi jadi Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Berawal dari keinginan sejumlah warga Purwakarta yang membuat wilayah desanya bebas dari pengguna dan peredaran narkoba.

Dalam waktu satu bulan ini, setidaknya ada empat desa di Purwakarta yang telah mendeklarasikan desa bersinar (bersih dari narkoba).

Saat ditemui Tribun Jabar, Kasatres Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo mengatakan desa bersinar pertama terjadi pada awal Oktober 2018.

"Saat ini baru empat yaitu di Desa Karyamekar, Cikadu, Cibatu di Kecamatan Cibatu dan satu desa di Kecamatan Wanayasa yaitu Desa Legokhuni. Desa bersinar yang kelima sedang bersiap, sebentar lagi," kata Heri Nurcahyo saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Jumat (16/11/2018).

Di Purwakarta Beli Miras Bisa Delivery Order, Pelakunya Ditangkap Polisi

Ia pun berharap bahwa ke depannya minimal ada satu desa di satu kecamatan di Purwakarta yang menjadi desa bersinar.

Berarti, Heri menargetkan ada 17 desa yang menyatakan bersih dari peredaran maupun penggunaan berbagai jenis narkoba.

Dia menyebut bahwa adanya sejumlah desa bersinar adalah bukti masyarakat Purwakarta proaktif atas pemberantasan barang haram.

"Kalau untuk semua desa di Purwakarta sepertinya akan berat. Tapi dengan adanya pun bukti kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba," ucapnya.

Bahkan, meski baru empat desa, Heri mengaku desa bersinar di Purwakarta memiliki jumlah desa bersinar terbanyak di Jawa Barat.

Ribuan Anak di Purwakarta Terkena Gejala Stunting, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan Setempat

Heri Nurcahyo menjelaskan awal mula hadirnya desa bersih dari narkoba itu saat pihaknya menggelar sosialisasi bahaya narkoba.

Tidak lama setelah sosialisasi, sejumlah warga yang desanya telah mendapat sosialisasi P4GN meminta untuk mendeklarasikan desanya anti narkoba.

Selain itu, ia pun mengimbau kepada aparat desa mulai dari RT hingga Kades atau lurah untuk bisa sama-sama aktif memberantas peredaran narkoba.

"Setelah di Cibatu, lalu menyebar dan aparat desa lainnya berkeinginan melakukan hal yang sama. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," ujar Heri Nurcahyo.

Penulis: Haryanto
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved