Baliho Raja Jokowi Ditemukan di Soreang

Baliho Raja Jokowi ditemukan di Soreang, Kabupaten Bandung. Tim kampanye dan PDIP Perjuangan menertibkan baliho dan poster tersebut.

Baliho Raja Jokowi Ditemukan di Soreang
istimewa
TKD Jokowi Kabupaten Bandung tertibkan baliho Jokowi yang terpasang di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribn Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin Kabupaten Bandung menemukan atribut kampanye Jokowi mengenakan mahkota raja di sejumlah daerah, satu di antaranya di Kecamatan Soreang.

"Faktanya atribut bergambar Jokowi mengenakan mahkota raja tidak hanya di Semarang, Jawa Tengah, tapi juga di Kabupaten Bandung, salah satunya di Soreang," ujar Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin Kabupaten Bandung, Widi Cakrawan SH, saat ditemui di Jalan Cempaka Kota Bandung, Kamis (15/11/2018).

Selama pekan ini, kata‎ Widi, tim kampanya daerah dibantu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung sudah menertibkan atribut yang dipasang oleh kelompok tidak bertanggung jawab itu.

"Sampai kemarin, sudah lebih 100 atribut kami tertibkan dengan cara dicopot melibatkan kader PDI Perjuangan Kabupaten Bandung," katanya.

Ini Kata Sandiaga Uno Tentang Poster Raja Jokowi

Ia menegaskan, tim kampanye daerah maupun nasional memastikan tidak pernah mengeluarkan desain kampanye dengan model Jokowi menggunakan mahkota raja.

"Bukan atribut resmi, sehingga dipastikan itu ilegal dan bertujuan membuat citra negatif terhadap Jokowi. Simbol Jokowi menggunakan mahkota raja itu mempersepsikan bahwa Jokowi seorang raja yang jauh dari demokratis. Padahal, kan, tidak seperti itu," kata Widi.

Ia menambahkan saat ini tim sedang membahas kemungkinan melaporkan temuan tersebut ke Bawaslu Jabar. "Kami akan coba berkoordinasi dengan Bawaslu Jabar soal temuan ini," kata Widi.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Deky Hiswanto, menambahkan ia sudah mengintruksikan semua kader di Kabupaten Bandung untuk menertibkan atribut berupa baligho tersebut.

Poster yang disebut Poster Raja Jokowi.
Poster yang disebut Poster Raja Jokowi. (Kompas.com/Slamet Priyatin)

"Kader kami sedang menertibkan. Ini bentuk kampanye hitam yang ingin mendiskreditkan PDI Perjuangan karena pemasangan baliho ini bukan oleh PDI Perjuangan," ujaer Deky pada kesempatan yang sama.

Pihaknya saat ini tengah mengadvokasi temuan-temuan terebut dan akan melaporkannya ke DPD PDI Perjuangan Jabar dan DPP. "Sambil menunggu arahan dan intruksi untuk langkah-langkah selanjutnya. Yang pasti ini mencederai demokrasi," katanya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved