Sudah Habiskan Duit Rp 400 Juta, Taman Alun-alun Manonjaya Malah Dibongkar Lagi, Ini Alasannya

Taman Alun-alun Manonjaya yang baru selesai pembangunan tahap awal kembali dibongkar, Rabu (14/11/2018).

Sudah Habiskan Duit Rp 400 Juta, Taman Alun-alun Manonjaya Malah Dibongkar Lagi, Ini Alasannya
tribunjabar/isep heri
Taman Alun-alun Manonjaya yang baru selesai pembangunan tahap awal kembali dibongkar, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Taman Alun-alun Manonjaya yang baru selesai pembangunan tahap awal kembali dibongkar, Rabu (14/11/2018).

Pembangunan taman yang baru setengah jadi berupa pondasi dan pedestrian di tengah-tengahnya itu direncanakan terdapat air mancur, digaruk alat berat dan diratakan dengan tanah.

Proyek taman yang dimulai tahun 2017 dan telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 400 juta tersebut sempat mangkrak dan akhirnya dibongkar karena kerap di protes warga.

Masyarakat menilai pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Penataan Ruang Kabupaten Tasikmalaya tersebut telah mengubah fungsi dan menghilangkan nilai historis Alun-alun yang menjadi kebanggan masyarakat setempat.

Saat Tribun Jabar berada di lokasi, tampak sejumlah spanduk penolakan keberadaan taman terpasang di beberapa titik di sekeliling Alun-alun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tasikmalaya, Yusep Yustiawandana mengatakan, ia telah mempertimbangkan pembongkaran taman setengah jadi tersebut.

"Pertimbangannya supaya pembangunan lanjutan bisa segera berjalan, dalam artian jika dibiarkan seperti itu tanpa pembangunan nantinya jadi tidak jelas," jelas Yusep saat dihubungi, Rabu (14/11/2018) siang.

Pemerintah Rilis Jadwal Libur Nasional di 2019, Jangan Lupa Catat Tanggal Cuti Bersama!

Rencananya, pihak PUPR Kabupaten Tasikmalaya akan mengembalikan bentuk semula dari Alun-alun Manonjaya.

"Tapi tidak seluruhnya semisal jogging track akan dipercantik kemudian rumput akan ditata kembali. Jadi akan kami kembalikan fungsi awal semisal lapangan yang sebelumnya sepertiga lapangan terkena pembangunan taman," tuturnya.


Setelah pembongkaran taman yang ditargetkan selesai dua hari, rencananya akan dilakukan pembangunan lanjutan dengan besaran anggaran sebesar Rp 1,8 miliar.

"Ditargetkan sampai 20 Desember, kami akan gunakan untuk penanaman rumput, neon sign bertuliskan Alun-alun Manonjaya, lampu-lampu, sehingga terlihat bagus dan yang penting fungsinya tidak berubah sesuai harapan masyarakat setempat," kata Yusep.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved