Penyalahgunaan Narkoba di Ciamis Meningkat Tajam, Kasus Sabu-sabu dan Ganja Paling Menonjol

Kasus penyalahan gunaan narkoba dan miras oplosan di Ciamis tahun 2018 ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2017.

Penyalahgunaan Narkoba di Ciamis Meningkat Tajam, Kasus Sabu-sabu dan Ganja Paling Menonjol
Tribun Jabar/Andri M Dani
Pemusnahan barangbukti 30 kasus penyalahgunaan narkoba dan miras oplosan di halaman kantor Kejari Ciamis, Selasa (13/11/2018) siang. Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin 

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS– Kasus penyalahan gunaan narkoba dan miras oplosan di Ciamis tahun 2018 ini meningkat tajam dibandingkan  tahun 2017.

Tahun 2017 hanya ada 21 kasus narkoba dengan 24 tersangka. Sementara pada tahun 2018 ada 30 kasus dengan 36 tersangka.

“Tahun  2018 baru masuk awal November, sudah ada 30 kasus narkoba yang inkracht (diputus secara hokum) dengan 36 tersangka. Masih ada dua bulan lagi,” ujar Kasat Narkoba Polres Ciamis AKP Darli kepada Tribun dan wartawan lainnya usai pemusnahan barang bukti kasus penyalahan narkoba dan miras oplosan di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis di Jalan Siliwangi Ciamis, Selasa (13/11/2018) siang.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut AKP Darli tidak hanya jumlah kasus narkoba dan jumlah tersangkanya saja yang meningkat tapi kualitasnya juga meningkat.

Kasus penyalahgunaan narkoba yang menonjol adalah kasus sabu-sabu dan ganja. Jumlah barang buktinya juga meningkat sedangkan kasus obat terlarang menurun. Kasus miras oplosan juga meningkat.

128 Korban Penipuan Rekrutmen PT KAI Lapor Polisi, Diwakili Tujuh Orang

Menpan RB Tegaskan Tak Ada Ujian Ulang CPNS 2018 Meski Banyak Peserta Tak Lolos

“Yang paling mengkhawatirkan ada kasus miras oplosan. Di Ciamis angkanya cukup tinggi, bahkan selama tahun 2018 sudah menelan 6 nyawa. Dibandingkan narkoba, lebih bahaya miras oplosan. Miras oplosan sudah banyak menelan nyawa. Makanya tidak ada ampun bagi pengedar miras oplosan,” katanya.

Menurut AKP Darli, jajaran satnarkoba Ciamis juga berhasil mengungkap peredaran narkoba (sabu-sabu) antara LP dengan barang bukti 11 g (ji).

Dari 36 tersangka 30 kasus narkoba dan miras oplosan yang ditangani Polres Ciamis dan sudah diputus PN Ciamis 50% tersangkanya  berasal dari Ciamis dan Pangandaran. Usia terpidana terbanyak antara 20 tahun-40 tahun (usai produktif).

Di antara barang bukti kasus narkoba dan miras oplosan yang dimusnahkan di halaman Kejari Ciamis Selasa (13/11/2018) di antaranya tujuh bungkus paket hemat sabu-sabu, lima paket hemat daun ganja kering, 738 pil/tablet obat terlarang seperti hexyimer, traimadol, lorazepam., alganax, alprazolam,  dextro dan lainnya. Serta 264 kantong miras oplosan.

Miras oplosan katanya termasuk kategori barang berbahaya (baya) yang telah banyak menelan korban nyawa.


Pemusnahan  barang bukti kasus narkoba dan miras oplosan di halaman kantor Kejari Ciamis Selasa (13/11/2018) siang itu dihadiri langsung Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin, Kajari Ciamis,  Kepala BNN Ciamis dan para pejabat lingku Kejari Ciamis serta Sat Narkoba Polres Ciamis.

Kajari Ciamis Sri Respatini SH MHum menyebut barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti dari 30 kasus narkoba yang sudah diputus PN Ciamis.

“Kami melakukan tugas kami sebagai eksekutor. Semua barang bukti tersebut secepatnya dimusnahkan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kajari Ciamis Sri Respati SH M.Hum.

Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin mengaku prihatin dengan cukup tingginya kasus penyalahgunaan narkoba dan miras oplosan di Ciamis. “Buktinya, banyak barang bukti yang dimusnahkan ini,” ujar Bupati Iing.

Menurut Bupati Iing, upaya pencegahan, penanggulangan penyalahgunaan narkoba maupun miras oplosan tidak hanya menjadi tugas polisi, jaksa, BNN saja tetapi tugas semua lapisan masyarakat termasuk para orangtua dan guru.

 

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved