Pilpres 2019

Ini Rencana Sandiaga Uno Terhadap Penguatan Rupiah Jika Terpilih Menjadi Wapres

Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno bertekad akan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Ini Rencana Sandiaga Uno Terhadap Penguatan Rupiah Jika Terpilih Menjadi Wapres
Tribun Jabar/Haryanto
Calon wakil presiden Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan kampanye di Kabupaten Purwakarta, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno bertekad akan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Hal itu, kata Sandi akan dilakukannya jika nanti terpilih sebagai pemimpin Indonesia.

Cawapres yang berpasangan dengan Prabowo Subianto itu pun telah memiliki beberapa strategi untuk rencananya itu.

"Untuk jangka pendek ya lakukan penghematan, kebijakan yang selama ini terkesan memboroskan harus dikurangi," kata Sandi saat melakukan kunjungan di Kabupaten Purwakarta, Rabu (14/11/2018).

Selain itu, strategi agar rupiah bisa stabil adalah menguatkan produksi buatan nasional.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, juga akan berusaha meningkatkan jumlah produk ekspor.

Buka lapangan kerja dengan industri yang tidak banyak mengimpor adalah caranya mengurangi jumlah impor.

"Kita gunakan kesempatan ini untuk mencintai produk nasional, jangan lagi semuanya impor. Dengan begitu kita bisa berdiri dengan kaki sendiri di negeri ini," ucapnya.

Sandiaga Uno Inginkan Politik Teletubbies pada Pilpres 2019

Wanita Muda Kaya Asal Inggris Ini Buka Pendaftaran untuk Mencari Pacar dan Berhadiah Rp 1 Miliar

Hong Kong Open 2018, Anthony Ginting Sempat Dibuat Kaget Lawan dari India di Putaran Pertama

Ia pun yakin akan bisa melakukan penurunan impor dan meningkatkan daya ekspor.

Menurut‎ Sandi, Indonesia sangat mungkin untuk menghasilkan produk-produk kelas dunia.

Semisal barang-barang kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi.

Jika sejumlah strategi itu berhasil diterapkan, ia meyakini bahwa satu tahun setelah memimpi negeri ini akan mulai terlihat dampak yang luar biasa terhadap rupiah.

"Jangka menengahnyadalam tiga tahun rupiah akan stabil, dan ke depan rupiah akan menjadi mata uang yang kuat," ujar dia menegaskan.

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved