Persediaan Logistik Untuk Bencana Tahun Ini di BPBD Kabupaten Tasikmalaya Sudah Habis

Persediaan logistik tahunan untuk bencana yang dipersiapkan Badan Penanggulangan Kabupaten Tasikmalaya saat ini sudah habis.

Persediaan Logistik Untuk Bencana Tahun Ini di BPBD Kabupaten Tasikmalaya Sudah Habis
Tribun Jabar/Isep Heri
Pasca banjir bandang dan longsor yang melanda Selatan Kabupaten Tasikmalaya, petugas gabungan masih berupaya membersihkan sisa material longsor yang mengahalangi akses sejumlah jalan desa di Kecamatan Culamega, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Persediaan logistik tahunan untuk bencana yang dipersiapkan Badan Penanggulangan Kabupaten Tasikmalaya saat ini sudah habis.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana mengatakan persediaan terakhir sejumlah 400 paket sembako telah didistribusikan kepada warga di sejumlah Kecamatan yang terdampak banjir dan longsor.

"Untuk persediaan logistik dari kami sudah kami distribusikan yang dikonsentrasikan ke Kecamatan Culamega, Cipatujah, dan Karangnunggal," kata Ria Supriana saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (13/11/2018) siang.

Ria menuturkan, anggaran persediaan logistik untuk bencana tahun ini sebesar Rp 100 juta.

"Saat ini sudah habis, kalau bergantung pada anggaran kami harus menunggu tahun selanjutnya. Untuk memenuhi sampai Desember kami mengupayakan bantuan ke provinsi dan pusat," tuturnya.

Selain itu, untuk ketersediaan bantuan saat ini pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengandalkan bantuan dari donatur.

Atap Kelas SD Kertajaya Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar Berdesak-desakan

Terseret Air Bah Saat Naik Motor di Jalan Kalipucang-Pangandaran, Reni Masih Dicari Tim SAR

Persib Bandung Kurang Beruntung, Bojan Malisic Sebut Lari dan Perjuangannya Harus Lebih Kencang

Sebelumnya, sebanyak tiga Kabupaten Tasikmalaya diterjang banjir bandang dan longsor pada Selasa (6/11/2018) pekan lalu.

Akibatnya sejumlah rumah warga di tiga kecamatan di antaranya Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, dan Culamega rusak, dan sebanyak 6 orang meninggal dunia.

Selain tiga kecamatan tersebut, sejauh ini pihak BPBD telah menerima laporan terdapat beberapa kecamatan yang dilanda bencana.

Di antaranya, Kecamatan Bojonggambir, Salopa, Sodonghilir, dan Puspahiang.

"Saat ini kami telah berkoordinasi dengan camat dan relawan setempat. Sementara Satgas masih berkonsentrasi di beberapa Kecamatan yang terdampak banjir bandang dan longsor pekan lalu dibawah komando Dandim," kata Ria Supriana menambahkan.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved