Pemasangan Jembatan Bailey di Cipatujah Tak Kunjung Rampung, Belum Diketahui Kapan Tuntas

Pemasangan jembatan bailey di Kecamatan Cipatujah yang dilakukan petugas Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional hingga saat ini masih berlangsung.

Pemasangan Jembatan Bailey di Cipatujah Tak Kunjung Rampung, Belum Diketahui Kapan Tuntas
Tribun Jabar/Isep Heri
Sejumlah petugas dari Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Wilayah III Jawa Barat tengah merangkai komponen bailey di atas Jembatan Pesanggarahan yang sebagian ambruk, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABARL.ID, TASIKMALAYA - Pemasangan jembatan bailey di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalay yang dilakukan petugas Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional hingga saat ini masih berlangsung.

Bailey dipasang karena sebelumnya Jembatan Pesanggrahan di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya ambruk setelah diterjang banjir bandang pada pekan lalu.

Kasatker Wilayah III Jawa Barat Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional, Andry Irfan menuturkan pemasangan bailey yang sebelumnya direncanakan selesai dalam kurun waktu sekitar sepekan, menemui kendala teknis.

Beberapa kendala di antaranya adalah mobilisasi alat berat menuju sisi barat jembatan atau dari arah Kabupaten Garut yang tidak mungkin dijangkau karena beberapa hal.

"Untuk sebagian perlengkapan yang rencana awal akan dikirim ke sisi barat, kami putuskan tidak dilakukan karena jalurnya tidak memungkinkan," Kata Andry Irfan saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (13/11/2018) siang.

Dia menjelaskan keputusan diambil setelah sebelumnya mengupayakan memobilosasi crane seberat 50 ton melalui jalur Garut Selatan bahkan jalur Cianjur Selatan, dan menemui kendala di perjalanan.

Ini Permintaan Israel ? Arab Saudi Melarang Jutaan Warga Palestina Beribadah Haji dan Umrah

"Perjalanan crane yang pertama terkendala di perjalanan karena di Naringgul menuju sini ada longsor, kemudian di jalur Pelabuhan Ratu juga ada beberapa jembatan yang diperbaiki. Jadi tidak memungkinkan dari segi teknis dan keselamatan," jelasnya.

Sehingga timnya, mengambil keputusan untuk menggunakan ponton atau kapal tongkang dari sisi timur atau arah dari Kabupaten Tasikmalaya.

Kapal tongkang tersebut dibutuhkan untuk membantu pengerjaan pemasangan bailey sepanjang 80 meter dari atas air.

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved