BPJS Ketanagakerjaan Menjamin Peserta yang Mendapat Penyakit Akibat Kerja, Seperti Apa Contohnya?

BPJS Ketenagakerjaan menjamin pesertanya yang mengalami penyakit akibat kerja atau PAK. Seperti apa contohnya?

BPJS Ketanagakerjaan Menjamin Peserta yang Mendapat Penyakit Akibat Kerja, Seperti Apa Contohnya?
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Cash Manager BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci saat memaparkan PAK pada acara Sosialisasi PAK dan Informasi Layanan PLKK (Pusat Layanan Kesehatan Kerja) di Hotel Mercure Jalan Supratman, Bandung, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tidak hanya menjamin kecelakaan kerja bagi pesertanya tapi juga menanggung atau melindungi peserta yang mengalami penyakit akibat kerja atau PAK.

Untuk lebih memberi pemahaman tentang PAK, BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci menggelar Sosialisasi PAK dan Informasi Layanan PLKK (Pusat Layanan Kesehatan Kerja) di Hotel Mercure Jalan Supratman, Bandung, Selasa (13/11/2018). Sosialisasi kali ini bekerja sama dengan Asosisasi Klinik Jawa Barat dan Bandung.

Kepala Cabang BPJS Bandung Suci, Suhedi dan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Gatot Susilo, mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang PAK karena cukup banyak ditemukan karyawan yang mengalami PAK di tempat kerjanya.

Untuk mengetahui apakah karyawan mengalami PAK, ada tim yang akan melakukan analisa.

Bila karyawan tersebut sakit akibat atau karena dampak lingkungan kerja, maka pembiayaan pemulihan bisa ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Karyawan yang sakit nantinya bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk diketahui apakah penyakitnya ada hubungan dengan penyakit akibat kerja atau tidak," katanya.

Penyakit yang bisa dikategorikan PAK antara lain penyakit telinga yang diakibatkan karena polusi suara dari mesin di tempatnya bekerja.

Selain itu, penyakit asma yang diakibatkan dari terpapar udara di lokasi kerja. Namun kebanyakan kasus yang terjadi penyakit atau keluhan di punggung yang dialami oleh para buruh atau karyawan.

PAK lain yang juga bisa terjadi adalah karyawan medis yang bisa terpapar seperti virus HIV/AIDS.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved