Warga Ragu Citarum Harum Bisa Atasi Banjir, Bupati Sebut Banjir karena Hujan Keburu Datang

Warga Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, mengaku masih pesimistis program Citarum Harum

Warga Ragu Citarum Harum Bisa Atasi Banjir, Bupati Sebut Banjir karena Hujan Keburu Datang
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) atau 109 jiwa warga Kampung Cigosol, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, masih mengungsi di aula gedung Inkanas, Kecamatan Baleendah, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, mengaku masih pesimistis program Citarum Harum, mampu menyelesaikan permasalahan banjir di wilayah Bandung Selatan.

Belum lama ini, 350 rumah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang, terandam banjir sejak Rabu (7/11/2018), akibat meluapnya Sungai Citarum, sehingga sebagian warga terpaksa mengungsi.

"Saya lihat petugas Citarum Harum sebelum banjir datang rutin melakukan pengerukan di Citarum, tetapi banjir masih saja tetap datang," kata Edi Suganda, warga Kampung Cigosol, Kelurahan Andir di pengungsian aula gedung Inkanas, Jalan RAA Wiranata Kusumah, Baleendah, Minggu (11/11/2018).

Ia mengharapkan, program yang dilakukan oleh pemerintah, memberikan perubahan, sehingga warga di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, dapat terbebas dari bencana banjir.

Persib Dicatut Jadi Kode Duit di Kasus Korupsi Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar

"Mudah-mudahan sesuai janjinya diawal, dapat menyelesaikan banjir, amin," katanya.

Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengatakan, warga jangan pesimistis, karena Citarum Harum ini harus jadi program unggulan dan saat ini ditangani terus secara komprehensif oleh petugas.

"TNI jangan sampai jalan sendiri, harus didukung oleh seluruh lapisan, termasuk warga dan pihak swasta, harus bersama," kata Dadang beberapa waktu lalu di Kecamatan Nagreg.


Dadang mengatakan, penyebab banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung ini, dikarenakan masih belum rampungnya proses normalisasi beberapa sungai

"Masih dilakukan, cuma keburu datang hujan saja," kata Dadang.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved