Persib Dicatut Jadi Kode Duit di Kasus Korupsi Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar

Sejumlah pengungkapan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menguak fakta-fakta ganjil,

Persib Dicatut Jadi Kode Duit di Kasus Korupsi Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar
Tribunjabar/Mega Nugraha
Sidang pembacaan tuntutan untuk Abubakar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Sejumlah pengungkapan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menguak fakta-fakta ganjil, terutama saat proses perbuatan pidana terungkap.

Salah satunya adalah penggunaan kode-kode tertentu dari pelaku menyangkut uang yang dikorupsi. Dari "apel malang" pada kasus suap Wisma Atlet, ‎"sembako" pada kasus suap Bupati Bangkalan hingga "tina toon" pada kasus suap Meikarta.

Tak ketinggalan dengan kasus suap gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Bandung Barat ‎Abubakar beserta tiga anak buahnya, Kadisperindag Weti Lembanawati, Kepala Bappelitbangda Adiyoto dan Kepala BKPSDM Bandung Barat, Asep Hikayat yang sudah divonis.

Kasus itu terkait setoran kepala dinas pada Abubakar untuk pemenangan istri Abubakar, Elin Suharliah yang maju di Pilkada Bandung Barat dengan Maman S Sunjaya senilai Rp 1,2 miliar.

Dalam kasus itu, sejumlah kode pun terkuak. Berdasarkan surat tuntutan jaksa pada Weti dan Adiyoto yang dibacakan di sidang Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung pekan lalu, terungkap percakapan Anggota DPRD Bandung Barat Ahmad Dahlan alias Ebun dengan Weti paa 8 Maret 2018. Percakapan itu disadap KPK.

Bupati Tak Kunjung Umumkan Sekda KBB, Pengamat Sebut Banyak Kepentingan Berbagai Pihak

‎Dalam percakapan, Ebun menghubungi Weti. Tiba-tiba, Weti menanyakan (uang) yang dibutuhkan. Dijawab Ebun tergantung kondisi uang. ‎Ebun merupakan bendahara pemenangan istri Abubakar.

"Da atuh pat kosongnya, Persibna pat kosong lah (Ya udah, empat kosong ya, Persib-nya empat kosong lah) kata Weti‎. Di persidangan terungkap bahwa makna empat kosong itu merujuk pada uang Rp 40 juta yang diterima Weti dari setoran kepala dinas.

Dijawab oleh Ebun, "Opat kosong hela nya, moal dilempengkeun lima kosong (empat kosong dulu ya, enggak dilurusin jadi lima kosong)," kata Ebun. Weti pun menyanggupi. "Ya mangga (iya boleh)," ujar Weti

Kode lain terungkap dalam percakapan Abubakar dengan Weti pada 12 Februari 2018. Dalam percakapan itu, Abubakar menghubungi Weti.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved