Gakpoktan di Jawa Barat Akan Dapat KUR Skema Khusus dari Bank Mandiri

Khusus di Jawa Barat, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1,93 triliun kepada 28.510 debitur, 38 persen atau Rp 739 miliar merupakan KUR

Gakpoktan di Jawa Barat Akan Dapat KUR Skema Khusus dari Bank Mandiri
TRIBUN JABAR/ISEP HERI
Ilustrasi-- Gerakan Panen dan Serap Gabah bersama petani dari Gapoktan Jaya Ratu di Desa Sukaratu, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (24/1/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, sektor pertanian masih menjadi salah satu sumber mata pencarian utama masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya, perseroan saat ini menyiapkan skema khusus penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelompok tani dan nelayan (Gapoktan).

“Kami telah menyiapkan beberapa strategi dalam penyaluran KUR ke sektor pertanian, salah satunya adalah penyiapan KUR skema khusus bagi kelompok tani dan nelayan (Gapoktan),” kata Kartika via keterangan resmi, Minggu (11/11/2018).

Pada KUR skema khusus ini, petani akan diberikan pilihan cara pembayaran, yakni secara angsuran ataupun sekaligus sesuai masa panen.

“Skema Gapoktan ini juga kami kembangkan melalui pengelolaan bersama dalam bentuk klaster dengan menggunakan mitra usaha penjamin pembelian atau offtaker. Artinya, petani sudah memiliki kepastian pembeli dengan harga sesuai pasaran,” kata Kartika.

Di Kota Bandung Pidato Jokowi Terasa Berbeda, Di dieu Sim Kuring Ngaraos Tumaninah

Kartika menjelaskan, pendekatan tersebut telah terbukti memberikan hasil yang optimal saat perseroan mendukung program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berupa revitalisasi lahan tambak udang di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Dalam program itu, Bank Mandiri memberikan KUR kepada Klaster Gapoktan nelayan tambak di Muara Gembong untuk meningkatkan hasil panen udang dengan offtaker dari Perum Perindo. Hasilnya sangat baik karena produktifitas naik signifikan dan nelayan mampu mengembalikan KUR yang diterima,” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya telah menjajaki penerapan pendekatan KUR skema khusus tersebut di lokasi pertanian perkebunan potensial di Jawa Barat, seperti di kawasan Gunung Puntang, Bandung Selatan.

Sebagai informasi, Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar RP 15,28 triliun pada Januari-Oktober 2018. Untuk KUR sektor produksi telah tersalurkan sebesar Rp 7,49 triliun.

Dari nilai itu, penyaluran ke sektor pertanian baru sebesar 37 persen, sementara sisanya yakni 54 persen ke sektor jasa produksi, 0,5 persen ke sektor perikanan dan 8,5 persen ke sektor industri pengolahan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved