Dishub Akan Tambah Trayek Angkot di Cimahi, Terutama Wilayah Utara

Namun untuk rute yang akan dilintasi, masih ada jalan yang memang perlu untuk diperlebar, seperti jalan Kamarung dan Encep Kartawiria.

Dishub Akan Tambah Trayek Angkot di Cimahi, Terutama Wilayah Utara
ISA RIAN FADILAH
Angkot jurusan Cimindi-Margaasih bersiap berangkat dari Terminal Cimindi untuk mengantar para penumpang di terminal tersebut, Kamis (9/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Perhubungan Kota Cimahi saat ini telah menyiapkan penambahan trayek baru untuk angkutan umum (Angkot) di Kota Cimahi terutama untuk wilayah utara yang selama ini belum dilalui angkot.

Kepala Seksi Angkutan Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, mengatakan, rencana penambahan trayek baru ini yakni dari Citeureup - Terminal Cimindi melalui jalan sekitar kantor Pemkot Cimahi. 

"Tahun 2019, rencana pengembangan trayek ini akan diuji cobakan, semoga semua pihak bisa mendukung," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (11/11/2018).

Unyuk trayek baru ini, kata Ranto, Dishub Kota Cimahi akan menyiapkan 30 armada dengan rute yang akan dilalui, yakni Citeureup, Jalan Sangkuriang, Encep Kartawiria, Kamarung, Permana Barat, Permana Timur, Sukarasa, Ciawitali, Demang Hardjakusuma, Daeng Ardiwinata, Jati, Pesantren, Amir Mahmud, Mahar Martanegara, dan terminal Cimindi.

Namun untuk rute yang akan dilintasi, masih ada jalan yang memang perlu untuk diperlebar, seperti jalan Kamarung dan Encep Kartawiria. 

"Sehingga hal ini akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi," katanya.

Ia mengatakan, rencana pengembangan trayek perkotaan ini, dilakukan dengan tidak menambah jumlah armada yang sudah ada di Kota Cimahi.

"Tetapi kita hanya mengalihkan atau mendistribusikan sebagian armada di trayek lokal yang sudah eksis," katanya.

Jumlah armada saat ini, kata Ranto, kurang lebih 403 unit yang berasal dari 3 trayek lokal yakni Cimindi-Pasar Antri, Cibeber-Pasar Antri via Contong dan Cibeber-Pasar Antri via Leuwigajah," tutur Ranto.

Pengembangan trayek baru ini diharapkan menjadi salah satu bagian untuk mengurangi kemacetan di Kota Cimahi akibat banyaknya penggunaan kendaraan pribadi.

"Kita mendorong masyarakat  untuk menggunakan transportasi berupa angkutan umum, bukan lagi kendaraan pribadi," ujarnya.

Sehingga kata dia, ketika masyarakat sudah beralih menggunakan angkutan umum, diharapkan masalah kemacetan sedikit bisa terurai.

Selain itu juga diharapkan dapat meminimalisir terjadinya laka lantas karena berkurangnya angka penggunaan kendaraan pribadi.(*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved