Pilpres 2019

Optimisme Dedi Mulyadi Soal Jokowi-Ma’ruf Menang Tebal di Jawa Barat

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan optimisme soal kemenangan Jokowi di Jawa Barat.

Optimisme Dedi Mulyadi Soal Jokowi-Ma’ruf Menang Tebal di Jawa Barat
ISTIMEWA
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Presiden RI Joko Widodo yang kembali menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019 saat berada di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan optimisme soal kemenangan Jokowi di Jawa Barat. Menurut dia, kemenangan yang akan diraih presiden petahana tersebut bukan kemenangan tipis, tetapi kemenangan besar.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut dalam sebuah pertemuan di Kota Bandung. Tepatnya, di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45, Sabtu (10/11/2018).

Pertemuan itu menghadirkan seluruh calon anggota legislatif dari partai pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Hasil survei terbaru kan Jokowi-Ma’ruf menang tipis. Nah, lima bulan ke depan pasti kita menang tebal, bukan hanya di Jawa Barat tetapi di nasional,” katanya.

Optimisme Mantan Bupati Purwakarta tersebut bukan tanpa dasar. Dia bersama tim pemenangan di Jawa Barat sudah membuat perhitungan kualitatif maupun kuantitatif.

Secara angka, Jokowi berangkat dari persentase suara di bawah Prabowo pada Tahun 2014 lalu. Sementara secara kualitatif, saat itu kiprah Jokowi di Jawa Barat relatif belum terpublikasi secara massif.

Skema Operasi Semut ala Dedi Mulyadi Untuk Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Jawa Barat

Jelang Pilpres 2019, Jokowi Berharap Menang Besar di Jawa Barat: Kita Ingin Menangnya Tebal

Jokowi Minta Pendukungnya Jawab Isu Negatif dan Hoaks Tentang Kinerjanya di Masyarakat

Iklim pada pilpres periode lalu itu kini berbanding terbalik. Sosialisasi tim dan relawan berhasil melebarkan ruang kesadaran publik Jawa Barat tentang kinerja Mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Akibatnya, dampak elektoral pun diraih dan Jokowi-Ma’ruf untuk sementara unggul dari pasangan Prabowo-Sandi.

“Masalahnya tinggal meredam gerakan kampanye hitam saja. Jawa Barat ini termasuk rentan disusupi konten isu sejenis itu. Caranya, kita lawan dengan isu berisi konten positif. Kinerja Pak Jokowi terus menerus kita sosialisasikan. Jadi, tidak boleh ada kampanye hitam terhadap kompetitor,” ucapnya.

Operasi Semut Galang Suara

Pria yang lekat dengan iket Sunda jenis makutawangsa itu menyampaikan kode operasi penggalangan suara untuk Jokowi-Ma’ruf. Kegiatan penggalangan itu bernama operasi semut.

“Fokus tim, relawan dan caleg partai pengusung adalah mendatangi warga Jawa Barat door to door. Gotong-royong, operasi semut untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf, ini kita lakukan. Semut mah kan gak perlu berton-ton gula, cukup sesuai kebutuhan,” katanya.

Gula yang dimaksud Dedi adalah menyampaikan program secara mikro sesuai dengan kebutuhan rakyat di daerah pemilihan. Hal ini menurut dia sangat penting karena berkaitan dengan keseharian rakyat sendiri.

“Perumahannya diperhatikan, bahan pokok, Sarjana PKH diperbanyak dan pembangunan infrastruktur. Kemudian, pelayanan kesehatan dan administrasi negara yang mampu menjangkau pelosok. Ini lebih penting dibandingkan bahasan yang tinggi-tinggi itu,” ujarnya.

Kolaborasi bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun sudah dilakukan oleh Dedi Mulyadi. Pembagian segmentasi pemilih menurut dia sudah disepakati untuk digarap oleh salah satu dari mereka.

“Saya fokus di pedesaan, kultur, budaya dan lain-lain. Kalau Pak Ridwan Kamil fokus di wilayah perkotaan dengan isu milenial,” ucapnya. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved