Lima Hari Lagi Jembatan Bailey di Cipatujah Bisa Digunakan

Jembatan bailey yang akan dipasang untuk menggantikan Jembatan Pesanggrahan, di Cipatujah mulai dirakit. Dalam lima atau enam hari jembatan selesai.

Lima Hari Lagi Jembatan Bailey di Cipatujah Bisa Digunakan
Tribun Jabar/Haryanto
Sejumlah petugas dari Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Wilayah III Jawa Barat tengah merangkai komponen bailey di atas Jembatan Pesanggarahan yang sebagian ambruk, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Empat hari setelah ambruknya Jembatan Pesanggrahan, di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, yang diterjang banjir bandang, komponen jembatan sementara atau bailey mulai dirangkai.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di lokasi, Jumat (9/11/2018) siang, sejumlah teknisi melakukan perakitan jembatan bailey yang akan dipasang di bekas jembatan yang ambruk.

Asisten Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Wilayah III Jawa Barat, Zahril, mengatakan, tahap awal perakitan dimulai dengan pemasangan konstruksi bailey di darat atau di atas sisa jembatan bagian timur jembatan atau dari arah Tasikmalaya.

“Saat ini kami masih berusaha agar jembatan sementara dapat terselesaikan sesuai jadwal,” kata Zahril.

Ia menambahkan, waktu penyelesaian sangat bergantung pada kondisi cuaca dan arus Sungai Cipatujah karena keselamatan yang utama.

Ditargetkan, jika tidak ada kendala cuaca dan arus sungai, maka jembatan bailey akan rampung dalam lima hingga enam hari ke depan.

Rencananya untuk instalalisasi bailey sepanjang 70 meter tersebut, akan dipasang dua tiang pancang sebagai penyangga di dua sisi ujung jembatan.

Namun, hingga saat ini material tiang pancang belum sampai ke lokasi jembatan bagian barat yang bisa ditempuh dari jalur selatan Garut.

"Diperkirakan, konstruksi tiang pancang akan tiba di lokasi pada Sabtu (10/11/2018) (hari ini, Red). Setelah itu, tiang pancang akan dipasang menggunakan crane," ujar Zahril.

Keterlambatan mobilisasi crane terkendala akibat jalur Garut selatan yang dijadikan jalur semula tidak memungkinkan dilalui karena sedang ada perbaikan jembatan di beberapa titik.

Karenanya, mobilisasi alat berat tersebut dipindahkan ke rute Pelabuhan Ratu Sukabumi dan menuju Cianjur Selatan, sehingga waktu tempuh lebih panjang.

BP2JN telah menerjunkan 17 teknisi untuk merakit jembatan sementara. Jumlah personel akan ditambah agar proses perakitan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

“Meski beberapa hari terakhir hujan kerap turun dan arus sungai cukup deras, berdasarkan asesmen hingga saat ini kondisi morfologi sungai masih dinilai layak untuk dipasang tiang pancang,” kata dia.

Jembatan bailey ini nantinya, akan menggantikan sementara jembatan Pesanggrahan yang ambruk yang menjadi penghubung sejumlah desa di Kecamatan Cipatujah dan juga merupakan akses nasional di pantai Selatan Jawa Barat.

Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved