Kelurahan Suka Asih Bisa Bantu Warga Kurang Mampu Berkat Sampah

Sampah yang dikelola oleh Kelurahan Suka Asih berdampak positif. Mereka bisa memberikan bantuan kepada warga kurang mampu berkat sampah.

Kelurahan Suka Asih Bisa Bantu Warga Kurang Mampu Berkat Sampah
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Tempat penampungan sampah di Kelurahan Suka Asih, Bojongloa Kidul, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintahan Kelurahan Suka Asih, Bojongloa Kaler, Kota Bandung, mengelola sampah yang disetorkan masyarakat ketika hendak mengurus surat.

Sampah tersebut dikumpulkan, dikelola, kemudian dijual dan hasilnya dimanfaatkan untuk memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu.

Pemberian bantuan tersebut di antaranya berupa santunan untuk anak yatim piatu, panti jompo, pembagian sembako untuk warga kurang mampu, dan beasiswa berupa alat-alat sekolah.

Pengelola Sampah Kelurahan Suka Asih, Ruri, mengatakan, pengumpulan sampah bukan hanya saja dilakukan oleh warga Suka Asih saja, tetapi juga siapa pun yang ingin bersedekah melalui sampah, termasuk pengepul sekalipun.

"Pengumpulan sampah sudah mulai dilakukan oleh hampir semua RT dan RW warga Suka Asih, ada juga dari PKL (pedagang kaki lima, Red), tamu kelurahan, dan pengumpulan dari program kelurahan lainnya yaitu Gostik (Gojek Sampah Plastik)," ujarnya.

Mau Mengurus Surat ke Kelurahan, Warga Suka Asih Wajib Bawa Sampah

Dari pada hasil pengelolahan sampah tersebut, pengepul akan mendapatkan bagiannya 30 persen, untuk pengelola 30 persen, dan 40 persen untuk warga yang tidak mampu.

Ruri menambahkan, saat ini dari pengelolaan sampah tersebut dihasilkan rata-rata 50 kilogram sampai 1 kuintal sampah per minggunya.

Ruri mengatakan, karena sosialiasi telah merata ke setiap warga bahkan sampai ke pedagang, pengelolaan sampah kian efektif dilakukan.

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved