Bandung Lautan Sepeda

Jokowi Sengaja Pilih Sepeda Ontel Tanpa Rem, Ini Alasannya

Presiden Jokowi sengaja memilih sepeda ontel tanpa rem di tangan saat Bandung Lautan Sepeda, ini alasannya.

Jokowi Sengaja Pilih Sepeda Ontel Tanpa Rem, Ini Alasannya
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Presiden Jokowi menuntun sepeda ontel. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Saat bersepeda di sejumlah ruas jalan Kota Bandung dalam acara Bandung Lautan Sepeda, Sabtu (10/11/2018), Presiden RI Joko Widodo sempat khawatir karena sepeda ontel yang dikendarainya tidak memiliki rem seperti kebanyakan sepeda lainnya.

"Sepeda (ini) enggak ada remnya loh. Memang dipilihkan beberapa, saya pilih yang paling enteng. Tapi memang sepeda lama enggak ada rem. Itu tadi saya agak groginya di situ karena enggak ada remnya," kata Jokowi setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Jokowi bersyukur bisa mengendalikan sepeda tanpa rem tersebut dan dengan selamat kembali ke Gedung Sate. Ia menambahkan, mereka melalui sejumlah rute yang tidak selalu datar.

"Kalau misalnya jalannya turun tajam, saya tubrukkan ke trotoar supaya berhenti. Alhamdulilah aman, karena memang jalannya nanjak sedikit. Kalau jalannya (turun) tajam, waduh," katanya.

Lirikan Presiden Jokowi sebelum mengikuti Bandung Lautan Sepeda.
Lirikan Presiden Jokowi sebelum mengikuti Bandung Lautan Sepeda. (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan semangat untuk memajukan bangsa, membuat Indonesia lebih maju, semangat berinovasi, berkarya, berkerja, dan semangat optimistis.

"Semangat untuk terus membangun negara. Pahlawan dulu juga sama semangat untuk merdeka. Semangat untuk membangun negara, semangat untuk memajukan negara, semangat untuk membuat Indonesia maju," katanya.

Jokowi mengatakan sengaja mengenakan baju veteran atau baju khas pejuang 45 berwarna cokelat untuk menghormati Hari Pahlawan.

"Ini kan hari pahlawan 10 November, suasana sejarah di tahun 45. Di masa-masa perjuangan, karena suasana itulah saya pakai pakaian ini," katanya.

Sebelumnya, Jokowi memimpin Ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional dan menjadi inspektur upacara di Taman Makam Pahlaman (TMP) Cikutra.

Presiden Jokowi berdoa di satu makam di TMP Cikutra.
Presiden Jokowi berdoa di satu makam di TMP Cikutra. (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Hadir bersama Presiden, sejumlah anggota Kabinet Kerja seperti Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Penghormatan terhadap para pejuang ini dilakukan sekitar pukul 08.15, saat Presiden bersama rombongan tiba di lokasi tersebut. Hadir mendampingi Presiden, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan.

Pada peringatan Hari Pahlawan ini, Presiden melakukan tabur bunga terhadap beberapa makam pahlawan di TMP Cikutra, di antaranya, Aang Kunaefi, Yogie SM, Abdul Moeis, dan Mashudi.

Hadir juga keluarga pahlawan yang makamnya ditaburi bunga oleh Joko Widodo. Ziarah Nasional peringatan Hari Pahlawan ini juga diikuti sejumlah unsur masyarakat seperti pelajar, organisasi kepemudaan, serta sejumlah mantan pejuang.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved