Polres Indramayu Buru Pelaku Lain Terkait Penganiayaan Pemuda Hingga Tewas

Jajaran Polres Indramayu masih memburu pelaku lainnya terkait kasus penganiayaan pemuda hingga tewas di Blok Kitana, Desa Jayalaksana

Polres Indramayu Buru Pelaku Lain Terkait Penganiayaan Pemuda Hingga Tewas
Istimewa
Saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (9/11/2018), petugas Polres Indramayu menunjukkan kayu yang digunakan SND (52) untuk memukul korban. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jajaran Polres Indramayu masih memburu pelaku lainnya terkait kasus penganiayaan pemuda hingga tewas pada Selasa (6/11/2018) kira-kira pukul 17.00 WIB di Blok Kitana, Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu.

Saat ini, petugas baru berhasil meringkus satu pelaku berinisial SND (52).

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris Maulana Marzuki menyebut masih ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus penganiayaan massal itu.

Namun, ia memastikan jajarannya telah mengantongi identitas para pelaku.

Pihaknya berjanji segera mengamankan pelaku dan mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Statusnya juga sudah ditetapkan sebagai DPO," kata AKBP M Yoris Maulana Marzuki saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jumat (9/11/2018).

Ia mengatakan, pelaku yang masih diburu itu diduga telah memukul bagian belakang korban.

Suasana Saat Jenazah Junior Priadi, Korban Lion Air PK-LQP Asal Cirebon Tiba di Kediamannya [VIDEO]

Hasil Persib Bandung vs PSMS Medan 0-1, Supardi Nasir: Terlalu Capek Main Bola Seperti Ini

Penyerang Mapolsek Penjaringan Dipastikan Bukan Teroris

Saat kejadian, kedua korban yang bernama Teja Sudrajat (19) warga Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, dan Ahmad Yani (25) warga Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, melintas di lokasi kejadian.

Selanjutnya kedua korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor berpelat nomor E 4175 QP itu bertemu SND dan sempat berbincang-bincang.

"Mereka cekcok dan sempat berkelahi, kemudian SND berteriak maling membuat warga pun berkerumun," ujar AKBP M Yoris Maulana Marzuki

Ia mengatakan, warga yang tidak mengetahui duduk permasalahan itupun langsung menganiaya kedua korban.

Akibatnya, Teja Sudrajat meninggal dunia dan Ahmad Yani mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, SND diduga memukul lengan Ahmad Yani menggunakan kayu sepanjang kira-kira 1,5 meter.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved