Banjir Bandang Cipatujah

Pembangunan Jembatan Bailey Cipatujah Masih Diproses, Ini Alasannya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pembangunan jembatan bailey di Cipatujah saat ini masih dalam proses pembangunan.

Pembangunan Jembatan Bailey Cipatujah Masih Diproses, Ini Alasannya
GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO
Infografis Bailey Penyambung Akses. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pembangunan jembatan bailey di Cipatujah saat ini masih dalam proses pembangunan.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ketika ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jumat (9/11/2018).

Panjangnya jembatan, kata Ridwan Kamil, menjadi kendala.

"Karena panjang sekali, 100 meter, harus ada dudukan di sungainya. Kalau pendek, bisa langsung," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan pembangunan jembatan bailey tersebut akan selesai dalam waktu beberapa hari.

Tetapi jembatan bailey ini kata Ridwan Kamil tidak dapat dilalui kendaraan besar seperti truk tangki bensin, dan lain-lain.

Beban maksimal jembatan ini adalah enam ton.

Line Up Persib Bandung di Laga Melawan PSMS Medan, Lengkap dengan Link Live Streaming

3 Raperda Usulan Pemprov Jabar Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun, Satunya Soal Pajak Kendaraan Bermotor

Begini Sosok Junior Priadi, Korban Lion Air di Mata Keluarganya, Supel dan Cerdas

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah berupaya segera mengirim pertolongan.

Ia berharap masyarakat bisa bersabar karena semua bantuan sedang dalam proses.

"Hal hal bersifat kemanusiaan, ada dana kemanusiaan, dana darurat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jembatan di Cipatujah, Tasikmalaya, putus pada Selasa pagi (6/11/2018).

Putusnya jembatan tersebut, sebagai dampak hujan deras yang melanda Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, tiga kecamatan di Tasikmalaya juga dilanda banjir.

Ketiganya kecamatan itu adalah Karangnunggal, Culamega, dan Cipatujah.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved