Soal Penentuan Wakil Bupati Indramayu oleh Partai Koalisi, Demokrat Yakin Tak Akan Berlarut-Larut

Pada Pilbup Indramayu 2015, pasangan petahana Anna Sophanah-Supendi diusung Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PKS.

Soal Penentuan Wakil Bupati Indramayu oleh Partai Koalisi, Demokrat Yakin Tak Akan Berlarut-Larut
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Indramayu dalam rangka penyampaian pengunduran dirinya sebagai Bupati Indramayu Masa Jabatan 2016 - 2021, Rabu (7/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Nurpan, meyakini koalisi partai pengusung Anna Sophanah-Supendi pada Pilbup Indramayu 2015 akan cepat menentukan sosok yang bakal menduduki posisi wakil bupati Indramayu.

Supendi yang saat ini menduduki jabatan wakil bupati bakal menggantikan Anna Sophanah sebagai Bupati Indramayu.

Anna Sophanah telah menyatakan mundur dari jabatan sebagai bupati Indramayu.

Pada Pilbup Indramayu 2015, pasangan petahana Anna Sophanah-Supendi diusung Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PKS.

"Berdasarkan UU Pemilu, otoritas penentu sosok wakil bupati itu kewenangan partai pengusung," kata Nurpan saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Kamis (8/11/2018).

Ia meyakini pembahasan mengenai sosok wakil bupati Indramayu tidak akan berlarut-larut.

Kepala Basarnas Muhammad Syaugi Ternyata Penerbang Jet Temput Andal, Kemampuannya Tak Main-main

Bayar Berlian Rp 110 Juta Pakai Cek Bodong, Pria Ini Ditangkap Polisi di Pesanggrahan

Pasalnya, keempat partai pengusung sepakat agar koalisi bisa terus berjalan hingga akhir masa jabatan 2021.

Selain itu, fenomena berlarut-larutnya keputusan antarpartai koalisi dalam menentukan wakil kepala daerah yang kosong di beberapa daerah tidak membuatnya khawatir.

"Indramayu tidak akan seperti itu, setelah sosoknya ada tinggal membangun chemistry dengan Pak Supendi," ujarnya.

Ia juga meyakini Supendi tidak akan sedikitpun merasa tidak cocok dengan sosok yang nantinya disepakati partai koalisi sebagai wakil bupati.

Nurpan tetap berharap proses tersebut berjalan lancar dan tidak menimbulkan kegaduhan di internal partai pengusung.

"Harus diakui proses pergantian bupati dan wakil bupati enggak mudah, karena ini tahun politik sehingga rentan kepentingan politik," kata Nurpan.


Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved