Kehidupan

Kisah Sri Astati Nur Sani, Berjualan Tisu dan Keripik Biayai Anaknya yang Menderita Penyakit Langka

M Fahri Assidiq (13), yang menderita penyakit langka bernama osteogenesis imperfecta sejak berumur empat tahun.

Kisah Sri Astati Nur Sani, Berjualan Tisu dan Keripik Biayai Anaknya yang Menderita Penyakit Langka
Tribunjabar/Yongky Yulius
Sri Astati Nur Sani 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

Ungkapan 'kasih ibu sepanjang masa' rasanya pantas disematkan kepada Sri Astati Nur Sani (34).

Bagaimana tidak, perempuan asal Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, ini rela berjuang mencari nafkah demi membiayai pengobatan anaknya, M Fahri Assidiq (13), yang menderita penyakit langka bernama osteogenesis imperfecta sejak berumur empat tahun.

Penyakit langka tersebut bisa membuat tulang-tulang mudah patah.

Setiap hari, Sri Astati Nur Sani berjualan tisu dan keripik di halaman Masjid Istiqamah, Jalan Citarum, Kota Bandung.

Saat ditemui Tribun Jabar, Kamis (8/11/2018), perempuan berkerudung itu nampak sedang melayani sejumlah pembeli yang datang kepadanya.

Senyum langsung tersimpul di wajahnya setiap kali ada pembeli yang menghampirinya.

Dari barang dagangannya yang disimpan di atas kardus dan keranjang, Sri Astati Nur Sani nampak membawa beberapa bungkus keripik.

Keripik itu pun langsung diberikan kepada pembeli yang terlihat mengambil uang dari dalam dompetnya.

Alih-alih memberi uang pas, pembeli itu nampak memberikan uang lebih untuk membantu biaya pengobatan Fahri.

Halaman
1234
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved