Kementerian Pariwisata Promosikan Borobudur di Bandung, Ternyata Ini Targetnya

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar menggelar misi penjualan DPP Borobudur dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata

Kementerian Pariwisata Promosikan Borobudur di Bandung, Ternyata Ini Targetnya
ISTIMEWA
Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar, Wawan Gunawan dan Kadisparbud Jabar Ida Hernida di acara misi penjualan destinasi pariwisata prioritas (DPP) Borobudur dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata di Bandung pada awal November 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Borobudur sebagai satu di antara sepuluh destinasi pariwisata prioritas (DPP) menjadi andalan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) serta wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Tahun ini, Borobudur menargetkan 4,3 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 5 juta wisnus pada 2019.

Sebagai upaya untuk mencapai target tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar misi penjualan DPP Borobudur dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata (agen travel, operator tur, hotel, resort, homestay, dan desa wisata) dari Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai "penjual" dalam temu bisnis dengan sekitar 50 industri pariwisata Provinsi Jawa Barat sebagai "pembeli".

Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar, Wawan Gunawan, mengatakan bahwa misi penjualan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan wisnus melalui penjualan paket-paket wisata ke Borobudur.

Menurut Wawan, dipilihnya Bandung sebagai tempat untuk memasarkan paket wisata Borobudur adalah dengan mempertimbangkan kemudahan unsur 3A yaitu Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas.

Arkeolog Temukan Jalur Kereta Api Masa Sunan Gunung Djati dan Kolonial Belanda di Cirebon- Indramayu

Kisah Sri Astati Nur Sani Jual Keripik dan Tisu buat Pengobatan Anaknya [VIDEO]

Jalur Kereta Api Losari - Haurgeulis Tak Aktif Sejak 1975, Peneliti Ingin Jalur Itu Diaktifkan Lagi

"Utamanya konektivitas penerbangan langsung dari Bandung ke Semarang, Jawa Tengah maupun ke Yogyakarta," kata Wawan di Bandung, belum lama ini.

Wawan mengatakan bahwa penerbangan dari Bandung ke Semarang tercatat sebanyak 4 penerbangan per hari dengan maskapai Nam Air, Lion Air, dan Wing Air, serta penerbangan dari Bandung ke Yogyakarta 2 kali penerbangan dengan Lion Air dan Wing Air.

Menurut dia, kegiatan misi penjualan ini sebagai bagian dari strategi pemasaran 10 DPP dengan pendekatan DOT (Destination, Origination, dan Time).

Adapun10 DPP tersebut yakni; Danau Toba; Tanjung Kelayang; Kepulauan Seribu; Tanjung Lesung; Borobudur, Bromo Tengger Semeru; Morotai; Wakatobi; Labuan Bajo; dan Mandalika.

"Dalam kegiatan misi menjualan DPP Borobudur di Bandung selain menggelar pertemuan bisnis dalam table top, juga memaparkan produk berupa paket wisata dari masing-masing sellers," ujarnya. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved