KBU Rusak Parah, Aktivis Lingkungan yang Mantan Bupati Kuningan Ini Ingatkan Soal Potensi Bahayanya

Aang Hamid, yang mengimbau warga di kawasan Bandung Raya untuk meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan tahun ini.

KBU Rusak Parah, Aktivis Lingkungan yang Mantan Bupati Kuningan Ini Ingatkan Soal Potensi Bahayanya
ISTIMEWA
Aktivis lingkungan hidup yang juga mantan bupati Kuningan, Aang Hamid bersiap meninjau Sungai Cikapundung yang hulunya berada di Kawasan Bandung Utara (KBU), pada awal November 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mulai tingginya curah hujan di kawasan Bandung Raya berpotensi menimbulkan banjir bandang, seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini diungkapkan pegiat lingkungan hidup, Aang Hamid, yang mengimbau warga di kawasan Bandung Raya untuk meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan tahun ini.

Mantan bupati Kuningan, ini mengatakan bahwa dalam seminggu ini terjadi dua peristiwa banjir bandang yang menghacurkan infrastruktur dan merenggut korban jiwa.

"Kejadian itu harus dijadikan pelajaran buat kita di sini. Sebab Kota Bandung tahun lalu sudah mengalami banjir bandang yang hebat dan itu tak boleh terulang kembali,” ujar Aang kepada wartawan di Bandung Rabu (7/11/2018).

Isu Pengunduran Diri Bupati Indramayu Anna Sophanah Berembus Sejak Setahun Lalu

Arkeolog Temukan Jalur Kereta Api Masa Sunan Gunung Djati dan Kolonial Belanda di Cirebon- Indramayu

Ketika Lingkungan Hidup Kawasan Bandung Utara yang Dianggap Kritis Dibahas dalam Sebuah Diskusi

Aang mengatakan bahwa potensi banjir bandang di Bandung Raya, khususnya Kota Bandung dan Kota Cimahi begitu besar, sebab kawasan Bandung Utara yang seharusnya menjadi kawasan konservasi, kini kondisinya sangat mengkhawatirkan karena gundul.

Begitu juga longsor mengintai Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

“Saya miris melihat kawasan Bandung Utara yang banyak beralih fungsi dari lahan konservasi menjadi kawasan beton.

Karena itu, Pemrov Jabar, bupati dan wali kota di Bandung Raya harus segera duduk bareng mencari solusi penataan kembali Bandung Utara untuk dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai kawasan lindung,” kata Aang.

Aktivis lingkungan hidup yang juga mantan bupati Kuningan, Aang Hamid
Aktivis lingkungan hidup yang juga mantan bupati Kuningan, Aang Hamid (ISTIMEWA)

Aang menambahkan kawasan Bandung Utara harus secepatnya dikembalikan ke fungsi semula sebagai kawasan hijau dan konservasi.

Ia mengingatkan agar tidak ada lagi ego sektoral sehingga tak ada keseragaman regulasi di kawasan Bandung Utara.

"Pemerintah di kawasan ini harus mengedukasi masyarakatnya agar sauyunan ngajaga Bandung yang kita cintai,” harap Aang. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved