Hari Ketiga Pascabanjir Bandang, Petugas Masih Cari Anak 10 Tahun yang Hanyut

Hari ketiga pascabanjir bandang di selatan Tasikmalaya, petugas masih cari satu korban yang hilang.

Hari Ketiga Pascabanjir Bandang, Petugas Masih Cari Anak 10 Tahun yang Hanyut
Tribun Jabar/Isep Heri
Koordinator Pos SAR Tasikmalaya, Erwin Sarifudin di Cipatujah, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Hari ketiga pascabanjir bandang dan longsor yang melanda wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, tim gabungan masih melakukan pencarian bocah yang dinyatakan hanyut terseret arus deras.

Korban atas nama Fajar Fian (10), warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong dinyatakan hanyut di anak Sungai Cimedang yang jaraknya dekat dengan muara Cikalong.

"Sejauh ini dari pihak Basarnas untuk evakuasi korban yang terdata ada enam orang yang dilaporkan hanyut, lima di antaranya sudah terevakuasi (dalam keadaan) meninggal, sedangkan 1 orang atas nama Fajar Fian (10) masih dalam pencarian," kata Koordinator Pos SAR Tasikmalaya, Erwin Sarifudin, di Cipatujah, Kamis (8/11/2018) pagi.

Ia mengatakan, titik pencarian dilakukan di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong.

Infografis Bailey Penyambung Akses.
Infografis Bailey Penyambung Akses. (GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO)

"Pencarian dilakukan dengan penyusuran pinggir sungai, arusnya deras dan karena tidak jauh dari muara kemungkinan banyak lubang-lubang di bawah air. Sejauh ini belum ditemukan ada tanda-tanda keberadaan korban," katanya.

Ia menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai warga hilang atau dilaporkan hanyut lainnya.

Sedangkan untuk 5 orang meninggal dunia yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi adalah Elsa (5). warga Kampung Cikondang, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega; Mardin (52), warga Kampung Cilunjang, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega; Aning (52), warga Kampung Cikondang, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega; Sapin (40), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Cipatujah; dan Odin (45) warga Desa Kujang, Kecamatan Karang Nunggal.

Sebanyak 498 KK terdampak banjir yang melanda tiga kecamatan. Di Kecamatan Cipatujah, sebanyak 205 KK terdampak banjir, di Kecamatan Karangnunggal sebanyak 193 KK, dan Kecamatan Culamega sebanyak 100 KK.

Sejumlah petugas dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional tengah mempersiapkan material bailey yang akan dipasang untuk menghubungkan akses nasional di Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Cipatujah, Rabu (7/11/2018) Siang.
Sejumlah petugas dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional tengah mempersiapkan material bailey yang akan dipasang untuk menghubungkan akses nasional di Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Cipatujah, Rabu (7/11/2018) Siang. (tribunjabar/isep heri)
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved