Gresik Petrokimia Mundur dari Proliga 2019, Tim Putri Tinggal Lima Kontestan

Proliga 2019 tidak akan diikuti oleh Gresik Petrokimia yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari ajang tersebut.

Gresik Petrokimia Mundur dari Proliga 2019, Tim Putri Tinggal Lima Kontestan
Lutfi Ahmad
Tim putri Jakarta Pertamina Energi (JPE), berhasil menaklukan tim Gersik Petrokimia, pada laga putaran pertama final four Pertamina Proliga 2016. Laga tersebut diselengharakan di GOR C-TRA yang berada di Cikutra Kota Bandung, Minggu (1/5/2016) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, GRESIK - Sebulan sebelum Proliga 2019 resmi bergulir pada awal Desember mendatang, kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia itu harus kehilangan salah satu tim peserta.

Proliga 2019 tidak akan diikuti oleh Gresik Petrokimia yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari ajang tersebut.

Gresik Petrokimia, dulu Gresik Phonska, merupakan salah satu tim yang selalu ambil bagian di Proliga sejak pertama kali digelar pada 2002.

Selain Gresik Petrokimia, satu tim voli yang tak pernah absen dari Proliga adalah Surabaya Samator.

Mundurnya Gresik Petrokimia ini turut disayangkan oleh Direktur Proliga, Hanny Surkatty usai memimpin rapat di Sekretariat PP PBVSI di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

"Mundurnya Petrokimia ini memang sangat disayangkan," kata Hanny.

Menurut Hanny Surkatty, Gresik Petrokimia memutuskan mundur dari Proliga karena persiapan yang belum tuntas.

Mundurnya Gresik Petrokimia ini turut mempengaruhi jumlah peserta dalam gelaran Proliga 2019 nanti.

Kategori putri yang sebelumnya diikuti oleh enam peserta kini tinggal menyisakan lima tim saja, yakni Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46, dan Bandung Bank BJB Pakuan.

Sedangkan kategori putra Proliga 2019 tak akan mengalami perubahan jumlah peserta, yakni enam tim.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved