Baliho Caleg PDIP untuk DPRD Kabupaten Sumedang Dipasang di Depan SDN Mekarsari Jatinangor

Sebuah alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Sumedang, dipasang di area SDN Mekarsari,

Baliho Caleg PDIP untuk DPRD Kabupaten Sumedang Dipasang di Depan SDN Mekarsari Jatinangor
tribunjabar/hakim baihaqi
Baliho Caleg PDIP Dipasang di Depan SDN Mekarsari Jatinangor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebuah alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Sumedang, dipasang di area SDN Mekarsari, Jalan Kolonel Ahmad Syam, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Kamis (8/11/2018), APK berupa baliho berukuran dua meter itu dipasang di sekitar 50 meter sebelah kanan pintu gerbang Sekolah Dasar Negeri Mekarsari.

Di baliho tersebut, bertuliskan "caleg DPRD Kabupaten Sumedang nomor urut 2, dapil 5 (Jatinangor - Cimanggung) periode 2018 - 2023, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), bernama Dadang Rohmawan.

Muhamad Andri (35), warga sekitar SDN Mekarsari, mengatakan, baliho caleg tersebut sudah ada sejak beberapa pekan lalu dan tidak diketahui persis orang yang sengaja memasang baliho itu.

"Terlihat sangat jelas, baliho itu sangat besar," kata Andri kepada Tribun Jabar di sekitar SDN Mekarsari, Kamis (8/11/2018).

Meski Lumpuh Akibat Stroke, Iman Firmanullah Tetap Ditahan oleh Jaksa di Rutan Kebonwaru

Warga pun menyebutkan, hingga saat ini belum ada upaya penertiban dari pihak terkait, dalam hal ini Satpol PP maupun Bawaslu Kabupaten Sumedang.

Andri pun berharap, pihak terkait segera melakukan penertiban APK tersebut, karena dianggap telah merusak keindahan serta menganggu kenyamanan dan murid SDN Mekarsari.

"Harusnya dicabut, kalau mau dipilih sama warga, caleh harusnya datang ke rumah warga saja," katanya.


Terkait pemasangan APK di tempat umum diatur, telah diatur dalam Peraturan KPU No 23 Tahun 2018 Pasal 32 sampai dengan 34, yang mana APK dilarang dipasang di tempat ibadah, tempat pelayanan kesehatan, gedung pemerintah, dan lembaga pendidikan.

Selain itu, lokasi pemasangan APK pun telah diatur melalui Keputusan KPU Kabupaten Sumedang No 131/PL.01.5-Kpt/3211/KPU.Kab/IX/2018 dan untuk penambahan jumlah APK Keputusan KPU Kabupaten Sumedang No 239/PL.01.05-Kpt/3211/KPU.Kab/X/2018.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penertiban terkait baligho yang dipasang di depan sekolah.

"Soal pemasangan APK di lingkungan sekolah ini jelas-jelas melanggar ketentuan," katanya

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved