Arkeolog Temukan Jalur Kereta Api Masa Sunan Gunung Djati dan Kolonial Belanda di Cirebon- Indramayu

Balai Arkeologi Jawa Barat menemukan sejumlah titik jalur kereta api masa Sunan Gunung Djati dan kolonial Belanda di Kabupaten Cirebon dan Indramayu

Arkeolog Temukan Jalur Kereta Api Masa Sunan Gunung Djati dan Kolonial Belanda di Cirebon- Indramayu
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Sosialisasi Hasil Penelitian Arekologi Keterkaitan antara Transportasi Kereta Api dengan Perkembangan Wilayah pada Masa Kolonial Belanda, di Hotel Apita Cirebon, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tim dari Balai Arkeologi Jawa Barat menemukan sejumlah titik jalur kereta api yang digunakan masa Sunan Gunung Djati dan kolonial Belanda di Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu.

Temuan tersebut dipaparkan Iwan Hermawan, seorang peneliti Balai Arkeologi Jawa Barat saat menggelar Sosialisasi Hasil Penelitian Arekologi Keterkaitan antara Transportasi Kereta Api dengan Perkembangan Wilayah pada Masa Kolonial Belanda di Hotel Apita Cirebon, Kamis (8/11/2018)

Setelah meneliti selama dua tahun, kata Iwan Balai Arkeologi Jawa Barat, menemukan titik-titik jalur kereta api pelabuhan pada masa Sunan Gunung Djati, Cirebon juga dilalui jalur pos, dan jalur kereta api yang ada sejak zaman kolonial Belanda.

Selain itu, tim peneliti juga menemukan sejumlah titik stasiun kereta pada masa kolonial Belanda.

Stasiun tersebut, ada yang masih aktif, adapula yang sudah tidak aktif.

Hingga saat ini, tim arkeolog masih menunggu berbagai pertimbangan, apakah jalur tersebut akan diaktifkan kembali, atau dibuat jalur baru.

"Kami ingin bagaimana membuat sejarah itu menjadi nyata, bukan hanya sekadar katanya. Ini buktinya ada dan mempunyai nilai-nilai sejarah," ujar seorang peneliti Balai Arkeologi Jawa Barat, Iwan Hermawan, saat ditemui di Hotel Apita Cirebon, Kamis (8/11/2018).

Warga Nantikan Pasar Sumber Ditempati, Belanja Jadi Lebih Dekat dan Nyaman

Prediksi Line Up Persib Bandung untuk Hadapi PSMS Medan, Mario Gomez Boyong 18 Pemain ke Bali

Wujudkan Program Jaksa Sahabat Guru, Kajati Jabar Beri Edukasi Hukum di SMP Negeri 1 Bandung

Beberapa stasiun di Cirebon yang masih ada bekas bangunannya, di antaranya Pabrik Gula di Sindang Laut dan Pabrik Gula di Karangsembung.

Sementara itu, stasiun Paoman di Indramayu sudah tidak berfungsi bahkan kini menjadi sebuah salon.

"Tentu sangat dimungkin jalur-jalur tersebut untuk diaktifkan kembali. Kemungkinan lain juga bisa membuat jalur baru, karena biaya lebih sedikit dibandingkan membuka kembali jalur lama," katanya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved