Antisipasi Provokator Saat Kampanye, Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Jabar Daftarkan Relawannya

Untuk mencegah oknum yang berkampanye negatif, Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berniat mendaftarkan

Antisipasi Provokator Saat Kampanye, Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Jabar Daftarkan Relawannya
(Kompas.com/Kristianto Purnomo)
Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi tokoh partai pengusung resmi mendaftarkan diri sebagai bakal capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum RI, Jakarta, Jumat, (10/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk mencegah oknum yang berkampanye negatif, Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berniat mendaftarkan seluruh relawannya.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandiaga Uno Jawa Barat, Abdul Haris Bobihoe, ketika ditemui di Gedung DPRD Jabar, belum lama ini.

"Kami berinisiatif mendaftarkan seluruh relawan, sehingga bisa kami kontrol, ini punya siapa, ini pernyataan siapa. Kalau pernyataan di luar relawan, kami tidak akan bertanggung jawab," ujarnya.

Hal itu menurutnya akan efektif untuk menghindari provokator yang membuat pernyataan negatif mengatasnamakan Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno melalui media sosial atau media lainnya.

Ia juga mengatakan bahwa kampanye negatif yang beredar di media sosial tidak dapat dilacak sumbernya.

Jalan Mahar Martanegara Cimahi Rusak Parah Diterjang Banjir, Padahal Baru Dihotmix Empat Hari Lalu

Sehingga sulit untuk mengetahui apakah pernyataan itu dibuat oleh tim pemenangan atau bukan.

"Saya menganggap itu oknum, bahkan mungkin bukan dari kami juga. Kan kami tidak tahu kalau di medsos, siapa yang bergerak," ujarnya.

Ia juga mengaku mendapat instruksi dari capres Prabowo Subianto untuk berkampanye menonjolkan kelebihan Prabowo-Sandiaga Uno saja.


Prabowo, kata Abdul Haris Bobihoe, meminta timnya menghindari kampanye dengan cara menjelekan orang lain.

"Pak Prabowo juga menyampaikan seperti itu, sehingga ketika kami berkampanye ke bawah, kami tunjukan saja kebaikan kami bahwa kami punya dasar pengembangan Indonesia lebih baik, adil, makmur, berdasarkan ekonomi ditata, hukum dibenarkan," ujarnya.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved