Lion Air JT610 Jatuh

Kopaska Masih Temukan Bagian Tubuh Korban Lion Air JT-610 di Hari Kesembilan Pencarian

Hal itu dikatakan oleh Komandan Satuan Kopaska Koarmada 1, Kolonel Laut Johan Wahyudi saat ditemui di pantai Tanjung Pakis, Karawang

Kopaska Masih Temukan Bagian Tubuh Korban Lion Air JT-610 di Hari Kesembilan Pencarian
haryanto/tribun jabar
Komandan Satuan Kopaska Koarmada 1, Kolonel Laut Johan Wahyudi saat ditemui di pantai Tanjung Pakis, Karawang usai kembali dari operasi pencarian, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Tim penyelam dari Komando Pasukan Katak atau Kopaska menemukan sejumlah bagian tubuh jasad korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP.

Sejumlah tubuh korban yang ditemukan pada hari kesembilan masa pencarian, Selasa (6/11/2018) itu langsung dibawa ke Posko Utama di Tanjung Priok, Jakarta.

Hal itu dikatakan oleh Komandan Satuan Kopaska Koarmada 1, Kolonel Laut Johan Wahyudi saat ditemui di pantai Tanjung Pakis, Karawang usai kembali dari operasi pencarian.

"Hari ini berhasil membawa beberapa kantong jenazah berisi body part (bagian tubuh) korban dan barang-barang pribadi yang diduga dari korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610," kata Kolonel Laut Johan Wahyudi.

Hari ini kata dia, timnya tengah berfokus pada pencarian jasad korban yang masih berada di dasar laut Tanjung Karawang.

Banyak pula tubuh yang diduga korban dari pesawat Lion Air itu telah terkubur lumpur.

Total yang telah dikumpulkan oleh timnya dalam pencarian tubuh korban sebanyak tujuh kantong jenazah.

Meski telah lebih dari satu Minggu, pihaknya bertekad dan masih tetap semangat untuk terus mencari para korban.

"Kami tetap melaksanakan tupoksi untuk melakukan pencarian. Kami tidak akan meninggalkan saudara-saudara kami yang masih tersisa di dasar laut sebelum ada perintah berhenti," ucapnya.

Ia menjelaskan, kini timnya bertambah besar. Total personil Kopaska yang berada di Posko Bayangan di Karawang sebanyak 81 orang.

Dari puluhan personil Kopaska itu, sebagian timnya masih tetap mencari puing maupun kotak hitam berisi Cocpit Voice Recorder (CVR) yang belum ditemukan.

Termasuk menandai puing besar bagian dari pesawat yang terbenam dan tidak bisa diangkat jika memang ditemukan.

"CVR pun dicari, tapi kami lebih terfokus pada pencarian jasad korban dan berupaya mengangkatnya untuk diidentifikasi di RS Polri," ujar dia.

Foto: Komandan Satuan Kopaska Koarmada 1, Kolonel Laut Johan Wahyudi saat ditemui di pantai Tanjung Pakis, Karawang usai kembali dari operasi pencarian, Selasa (6/11/2018).

Penulis: Haryanto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER