Rekayasa Lalin di Jalan Pasar Atas Membuat Pengendara Kebingungan, Dishub Akan Tambah Marka Jalan

Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan menambah marka jalan menyusul ditutupnya ruas Jalan Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi.

Rekayasa Lalin di Jalan Pasar Atas Membuat Pengendara Kebingungan, Dishub Akan Tambah Marka Jalan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Pasar Atas Baru Kota Cimahi, Senin (5/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan menambah marka jalan menyusul ditutupnya ruas Jalan Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi.

Pasalnya, saat dilakukan rekayasa arus lalu lintas sejumlah pengendara kebingungan karena masih kurangnya petunjuk arah.

"Nanti markanya akan dilengkapi, karena sekarang masih disiapkan," ujar Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Redi Restian saat ditemui di sekitar Jalan Pasar Atas, Senin (5/10/2018).

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapakan personel untuk disiagakan di lokasi tersebut terutama saat pagi dan sore hari.

"Tapi kendalanya kan personel tidak bisa disiagakan 24 jam. Itu yang sedang kami kaji," katanya.

Sementara untuk kantung parkir, pihaknya memanfaatkan ruas Jalan Pacinan dan ruang kosong di depan SMA 5 Kota Cimahi untuk di jadikan tempat parkir khususnya bagi kendaraan roda dua.

Mengenal Docang, Makanan Khas Cirebon di Mata Ahli Sejarah, Ada Sejak Zaman Sunan Gunung Djati

HDBR Meminta Gojek Tangkal Fake GPS Bukan Menonaktifkan Pengguna

Jonathan Bauman Kemungkinan Besar Absen Saat Persib Bandung Lawan PSMS Medan

"Kendaraan yang mau ke Pasar Atas, bisa parkir di Jalan Pacinan atau di sepanjang Jalan Djulaeha Karmita. Kemungkinan penutupan Jalan Pasar Atas ini sampai bulan Februari," katanya.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan, peningkatan arus lalulintas di kawasan Pasar Atas setelah rekayasa diterapkan, terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB - 08.00 WIB dan diprediksi pada sore hari, pukul 16.00 WIB - 18.00 WIB.

Redi juga mengakui jika rekayasa yang dilakukan membuat pengendara menjadi kebingungan, sehingga pihaknya akan menambah marka pengarah rute dan menyiagakan personel di lapangan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved