Mengenal Docang, Makanan Khas Cirebon di Mata Ahli Sejarah, Ada Sejak Zaman Sunan Gunung Djati

Docang merupakan menu makanan khas dari Cirebon yang kini masih cukup populer di masyarakat kota udang ini.

Mengenal Docang, Makanan Khas Cirebon di Mata Ahli Sejarah, Ada Sejak Zaman Sunan Gunung Djati
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Sajian Docang, makanan khas Cirebon yang dibanderol Rp 4.000. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Docang merupakan menu makanan khas dari Cirebon yang kini masih cukup populer di masyarakat kota udang ini.

Satu di antara penjual Docang di Kabupaten Cirebon, Nana (41) mengaku sudah lama berjualan menu khas itu.

Berdagang Docang yang dijalani itu merupakan usaha turun-temurun dari orangtuanya.

"Saya memulai berjualan sejak tahun 2015, namun usaha ini turun temurun dari orang tua. Jadi keluarga kami dagang Docang sudah ada puluhan tahun," kata Nana saat ditemui di Blok Lebak, Kelurahan Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (5/11/2018).

Agar bisa dijual pada pagi hari, Nana sudah menyiapkan berbagai bahan baku untuk membuat Docang sejak sore.

Satu porsi Docang yang dijualnya relatif terjangkau.

Ada penjual yang membandrol Rp 4.000 ada pula yang Rp 7.000.

Makan khas Cirebon ini dikenal masyarakat sebagai menu makanan yang sangat sederhana.

Hati-hati! Modus Stiker Gratis WhatsApp, Begini Cara Benar untuk Mendapatkannya

Bersinergi dengan Polres Purwakarta, FKPAI Purwakarta Siap Perangi Narkoba

HDBR Meminta Gojek Tangkal Fake GPS Bukan Menonaktifkan Pengguna

Konon nama Docang itu merupakan singkatan dari dua kata yaitu; Bodo atau baceman dari oncom dage dan Kacang Hijau yang dijadikan Toge.

Halaman
1234
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved