Jalan Pasar Atas Ditutup Kota Cimahi, Rekayasa Lalu Lintas Membingungkan Pengendara

Dishub dan Polres Cimahi melakukan rekayasa lalu lintas di jalan Pasar Atas Baru (PAB) setelah ruas jalan tersebut dilakukan penutupan, Senin (5/11)

Jalan Pasar Atas Ditutup Kota Cimahi, Rekayasa Lalu Lintas Membingungkan Pengendara
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Pasar Atas Baru Kota Cimahi, Senin (5/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Perhubungan Kota Cimahi bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi melakukan rekayasa lalu lintas di ruas jalan Pasar Atas Baru (PAB) setelah ruas jalan tersebut dilakukan penutupan, Senin (5/10/2018).

Penutupan ruas jalan tersebut karena akan digunakan area relokasi para pedagang hingga pembangunan lanjutan pasar tersebut selesai yang diperkirakan akhir tahun 2018.

Rekayasa arus lalu lintas tersebut yakni, kendaraan yang akan menuju Jalan Kolonel Masturi dari arah Jalan Citeureup (Jalan Encep Kartawirya), diarahkan melalui Jalan Babakan (Jalan Wiganda Sasmita), kemudian berbelok menuju Jalan Ramayana, menuju Jalan Djulaeha Karmita.

Sedangkan kendaraan dari arah Jalan Pacinan yang akan menuju Jalan Pasar Atas, diarahkan menuju Jalan Citeureup lalu masuk ke jalan gang yang ada di samping Pegadaian Citeureup.

Namun rekayasa arus lalulintas di sekitaran ruas Jalan Pasar Atas yang ditutup tersebut membuat bingung pengendara yang melintas di sekitaran kawasan tersebut.

Seorang pengendara, Deni Septian (37), mengaku kebingungan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkair rekayasa arus lalu lintas tersebut.

"Iya bingung juga karena selain tidak pemberitahuan juga tidak adanya marka yang mengarahkan kemana rute yang mesti ditempuh setelah rekayasa," ujarnya saat ditemui di sekitar Jalan Pasar Atas, Senin (5/10/2018).

Tes CPNS Kabupaten Tasikmalaya, dari 8.148 Peserta yang Lolos Hanya 280 Orang, Kuotanya 536 Orang

Dituntut 8 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar

Empat Pendekar yang Jadi Aktor Penyerangan di Kecamatan Bandung Ditangkap Polisi

Ia mengakatn, jalur yang ditempuh dari arah Citeureup, menuju Pasar Ata, biasanya langsung belok kanan, tapi sekarang dibelokkan ke kiri, melewati Jalan Babakan.

"Padahal jarak tujuan saya tidak jauh, karena berputar jadi lebih jauh. Kalau tadi lihat sekilas, semua pengendara masih bingung," katanya.

Selain itu, menurut dia, marka jalan yang disediakan dan ditempatkan untuk mengarahkan pengendara dirasa belum maksimal dengan kondisi arus lalulintas yang tetap semrawut.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, sejumlah pengendara terlihat banyak yang kembali memutar arah karena ada jalan yang diberlakukan sistem satu arah, sehingga hal tersebut membingungkan pengendara.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved