Bank Indonesia: Biaya Perizinan Naik, Harga Properti Ikut Meningkat

Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ismet Inono, mengatakan meningkatnya IHPR terutama dipengaruhi kenaikan harga

Bank Indonesia: Biaya Perizinan Naik, Harga Properti Ikut Meningkat
Istimewa
Pertumbuhan properti di Jabar meningkat. Satu di antara properti yang sedang tumbuh adalah hunian vertikal atau apartemen. PT Wika Realty melihat Bandung menjadi satu di antara pasar potensial hunian khususnya apartemen.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat mencatat Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) mengalami pertumbuhan sebesar 4,97% (yoy), atau berada pada level 271,77.

Angka ini lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sebesar 269,33.

Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ismet Inono, mengatakan meningkatnya IHPR terutama dipengaruhi kenaikan harga bahan bangunan, upah pekerja, serta tingginya biaya perizinan.

"Selain itu, pertumbuhan IHPR karena adanya penambahan fasilitas umum dari pengembang juga mendorong kenaikan harga properti residensial," di KPwBI Jawa Barat, Senin (5/11/2018).

Kondisi itu tercermin dari kenaikan harga properti residensial pada triwulan III 2018 yang terjadi pada seluruh tipe rumah, yaitu kecil, menengah, dan besar dengan masing-masing pertumbuhan sebesar 4,94% (yoy); 4,90% (yoy); dan 5,02% (yoy).

Saddil Ramdani Berdamai dengan ASR dan Keluarganya, Laporan ke Polisi Sudah Dicabut

Bayi Kembar Siam Asal Subang Segera Menjalani Operasi Pemisahan di RSHS Bandung

"Sementara dilihat dari sisi volume, penjualan properti residensial pada triwulan III 2018 cenderung mengalami peningkatan," katanya.

Terpisah, Direktur Utama PT Wika Realty Agung Saladdin mengatakan, properti terus tumbuh seiring makin banyaknya kebutuhan hunian. Namun pertumbuhan rumah tapak saat ini terkendala lahan yang kian terbatas.

Salah satu solusi memenuhi kebutuhan hunian adalah membangun hunian vertikal seperti apartemen.

"Peminat apartemen terus meningkat. Terlebih di kota-kota besar yang lahannya memang terbatas. Apartemen juga kian dicari terutama yang memiliki lokasi startegis dan didukung sarana prasarana penungjang bagi penghuninya," kata Agung disela launching Apartemen Tamansari Kencana, Antapani Bandung, akhir pekan kemarin.

Tingginya peminat apartemen, menurut Agung salah satunya dilihat dari peminat unit pertama Apartemen Tamansari Kencana, Antapani Bandung yang sudah mencapai 80%.

"Keunggulan lokasi startegis dengan aksesibilitas tinggi,membuat Apartemen Tamansari Kencana, Antapani Bandung ini menjadi pilihan hunian tepat," katanya. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved