Kuliner Bandung

Mencicipi Lezatnya Mi Bakso di Kedai Idaman Cimahi, Daging Sapi Terasa Padat di Mulut

Mi bakso sudah pasti termasuk salah satu kuliner khas nusantara yang disukai oleh hampir semua masyarakat di Indonesia, bahkan hingga ke luar. . .

Mencicipi Lezatnya Mi Bakso di Kedai Idaman Cimahi, Daging Sapi Terasa Padat di Mulut
Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas
Sajian Bakso Sapi di kedai Bakso Idaman 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fauzie Pradita Abbas
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Mi bakso sudah pasti termasuk salah satu kuliner khas nusantara yang disukai oleh hampir semua masyarakat di Indonesia, bahkan hingga masyarakat luar negeri.
Bakso, termasuk salah satu kuliner yang mudah sekali ditemukan, hampir setiap wilayah ada bakso dengan jenis bumbu yang beragam.
Salah satunya di Gunung Bohong, Cimahi, seiring berjamurnya bakso dengan inovasi yang beraneka ragam, Tribun Jabar menemukan salah satu kedai bakso yang mempertahankan cita rasa daging sapi asli, dan tentunya menarik untuk dicicipi.
"Cita rasa daging sapi asli tentunya memang jadi ciri khas dari jenis kuliner ini, yang membedakan bakso yang saya buat adalah cara pengolahan dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bakso tersebut, sehingga rasanya menjadi sedikit berbeda daripada bakso-bakso yang dijual kebanyakan, porsi daging sapinya pun lebih padat," ujar Nadirin pemilik kedai Bakso Idaman kepada Tribun Jabar, saat ditemui di kedai bakso miliknya, jalan Tugu Pondok Dustira, Gunung Bohong, Kota Cimahi, Jumat (2/11/2018).
Sajian Bakso Sapi di kedai Bakso Idaman
Sajian Bakso Sapi di kedai Bakso Idaman (Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas)
Nadirin mengatakan, perbandingan saat membuat bakso tersebut, yakni 2 kilogram daging sapi asli dan 1/4 tepung (aci).
Nantinya, kata dia, pada isian baksonya, ditambahkan bumbu rempah yang sudah ia racik sendiri.
"Setiap bakso ukurannya sengaja tidak saya buat terlalu besar, tapi saya jamin bahwa dagingnya akan terasa padat dan bisa dibilang melimpah," kata Nadirin.
Pemilik kedai Bakso Idaman, Nadirin
Pemilik kedai Bakso Idaman, Nadirin (Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas)
Selain baksonya terasa enak, mi nya pun terasa sangat lezat di lidah, sebab teksturnya sedikit agak lebih besar dari mi yang biasa dijadikan campuran bakso.
Nadirin mengatakan, mi yang ia sajikan, dibuat khusus dari bahan dasar telur bebek dan tepung.
"Karena ini adalah resep turun temurun dari keluarga saya, maka saya harus bisa menjaga cita rasanya, tidak hanya mempertahankan bahan daging dan bumbu racikan pada baksonya saja, tapi kualitas mi nya juga tetap dipertahankan yaitu mie telur bebek yang kenyal," katanya.
Nadirin mengatakan, untuk mendapatkan 1 porsi mi bakso di kedai miliknya, pencinta kuliner hanya perlu merogoh kocek biaya sebesar Rp 10.000 per porsinya. 
"Saya jual tidak terlalu mahal, masih cukup terjangkau, untuk kalangan manapun, yang penting bakso saya banyak yang suka," katanya.
Sementara itu selain mi bakso, terdapat pula menu lainnya yaitu mi ayam yang bisa juga dicicipi di kedai milik Nadirin.
Harganya pun terbilang terjangkau, karena hanya dibanderol dengan harga Rp 10.000 saja.
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved